Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koperasi Mina Agar Makmur, mitra binaan Subholding Upstream Regional Jawa Bagian Barat Field Tambun.

Koperasi Mina Agar Makmur, mitra binaan Subholding Upstream Regional Jawa Bagian Barat Field Tambun.

Koperasi Rumput Laut Binaan Pertamina Field Tambun Kebanjiran Pesanan Luar Negeri

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:47 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Koperasi Mina Agar Makmur, mitra binaan Subholding Upstream Regional Jawa Bagian Barat Field Tambun kebanjiran order di tengah Pandemi Covid-19. Pesanan buka hanya dari dalam negeri, melainkan dari luar negeri seperti India dan Jepang.

Ketua Koperasi Mina Agar Makmur mengatakan, pandemi Covid-19 tidak berpengaruh bagi Koperasi karena produksi rumut laut kering dan produk olahan rumput laut tetap stabil. “Hanya waktu awal Covid-19 dan masa PSBB saja turun sedikit karena pembatasan pekerja,” ujar Usup Supriatna, Sabtu (4/12/2021).

Usup mengatakan, permintaan akan rumput laut kering dan agar-agar rumput laut yang dihasilkan oleh Koperasi Mina Agar Makmur cukup tinggi. Konsumen tertarik atas mutu rumput laut kering dan produk hasil olahan rumput laut yang dihasilkan oleh Koperasi.

“Ada permintaan olahan rumput laut 1 ton per bulan ke India, kami tolak. Kami tak sanggup memasok sebanyak itu. Kami juga baru mencoba memasok ke Jepang melalui pihak ketiga, itu pun baru 15 kg,” ujarnya.

Menurut Usup, Koperasi menjual rumput laut kering kepada salah satu perusahaan pengolahan rumput laut di Jakarta. Setiap bulan dikirim sekitar 100 ton. “Kalau dirata-ratakan setiap tahun kami menjual 1.000-1.200 ton. Kalau kami produksi lebih dari 1.200 ton pun, perusahaan tersebut siap menampung,” ujarnya.

Adapun harga jual rumput laut dari Koperasi Mina Agar Makmur Rp5000 per kilogram. Dengan asumsi produksi 1.200 ton per tahun, Koperasi  mengeruk keuntungan sekitar Rp6 miliar. “Itu belum termasuk omzet dari pengolahan agar-agar rumput laut,” ujar Usup.

Selain menjual rumput laut kering, melalui Kelompok Anugerah Pertiwi yang menjadi  binaan Koperasi Mina Agar Makmur, diproduksi olahan agar-agar dari rumput laut. Ada dua produk yang dijual Kelompok Anugerah Pertiwi, yaitu Agar Stik dan Mie Kristal. Pembuatan dan pengolahan kedua produk ini dilakukan di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang.

Fasilitas pengolahan agar-agar rumput laut olahan Kelompok Anugerah Pertiwi cukup lengkap. Selain memiliki beberapa unit freezer, juga tempat pengeringan rumput laut, dan pengolahan racikan bumbu untuk penyedap rasa mie kristal dalam mangkuk kertas (paper bowl).

“Mie kristal agar-agar rumput laut ini banyak disukai, bahkan salah satu konsultan kesehatan di daerah Jakarta memesan mie kristal ini untuk diet Kesehatan,” ujar Usup.

Dikatakan sebuah perusahaan konsultan kesehatan di Jakarta Selatan menjadi pelanggan setia mie kristal produksi Kelompok Anugerah Pertiwi. Awalnya, lanjut Usup, konsultan tersebut membeli 100 pieces, berkembang menjadi 5.000 pieces dan kini menembus 11.000 pieces. Total kapasitas produksi mie kristal Kelompok Anugerah sejatinya mencapai 15.000 pieces. “Produk mie kristal ini cukup berhasil dan paling digemari. Dietnya itu enak,” ujar Usup.

Mie kristal  olahan Kelompok Anugerah Pertiwi berasal dari agar-agar rumput laut berkualitas terbaik. Produk ini dinilai sangat tinggi serat pangan, rendah kandungan karbohidrat sehingga menyehatkan pencernaan. “Mie kristal ini cocok untuk makanan,” pungkasnya.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN