Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pengusaha Sawit akan Gugat PP Gambut

Senin, 6 Oktober 2014 | 13:53 WIB
Oleh Leonard AL Cahyoputra (redaksi@investor.id)

JAKARTA –Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) akan melakukan uji materi (judicial review) atas PP No 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut kepada lembaga peradilan terkait. Itu dilakukan karena PP tersebut bukan saja mengancam investasi perkebunan kelapa sawit yang ada senilai Rp 136 triliun, tapi juga menghambat masuknya investasi baru.

Sekjen Gapki Joko Supriyono mengungkapkan, hingga saat ini perkebunan kelapa sawit yang menggunakan lahan gambut mencapai 1,7 juta hektare (ha) dengan nilai investasi yang sudah masuk senilai Rp 136 triliun dan mampu menyerap 340 ribu tenaga kerja, itu termasuk investasi pembangunan infrastruktur dan pabrik kelapa sawit (PKS). Dari perkebunan kelapa sawit seluas itu, devisa negara yang diperoleh mencapai US$ 6,8 miliar per tahun.

“Implementasi PP Gambut akan membuat investasi perkebunan kelapa sawit seluas 1,7 juta ha di lahan gambut kolaps, investasi baru yang akan masuk juga akan terhambat, investor akan lari,” kata dia saat diskusi Dampak Regulasi Gambut Terhadap Kelestarian Investasi Minyak Sawit Lestari di Jakarta, akhir pekan lalu.

Joko mengungkapkan, kehadiran PP Gambut juga akan membuat potensi investasi perkebunan kelapa sawit ke depan tidak bisa diraih Indonesia. Diperkirakan, investasi perkebunan kelapa sawit dengan menggunakan lahan gambut dalam beberapa tahun ke depan mencapai Rp 240 triliun dengan penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 400 ribu orang dan tidak langsung 300 ribu orang berupa petani plasma.

“Dampak dari terbitnya PP Gambut bukan hanya perusahaan perkebunan kelapa sawit eksiting, tapi juga investor yang hendak masuk menjadi ragu, belum lagi petani sawit rakyat juga ikut terimbas,” kata dia.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN