Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kementan Dorong Produksi Kopi Arabika

Minggu, 30 Desember 2018 | 09:58 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong peningkatan produksi kopi jenis arabika di sejumlah kawasan di Tanah Air. Alasannya, kopi arabika nasional adalah komoditas ekspor paling diminati pasar dunia.

Dirjen Perkebunan Kementan Bambang menyatakan, pengembangan kopi arabika diarahkan untuk menjaga posisi Indonesia sebagai sumber penting beberapa jenis kopi spesialti dunia, apalagi faktor geografis yang sangat menunjang untuk dikembangkan karena Indonesia tercatat memiliki kopi spesialti yang beragam dan kopi Indonesia merupakan kopi terbaik dunia.

“Kopi arabika asal Indonesia merupakan komoditas ekspor yang sangat diminati pasar dunia,” kata dia, kemarin.

Salah satu kopi arabika yang didorong produksinya adalah kopi asal Kabupaten Kerinci yang baru saja mendapatkan sertifikasi kopi dari Kementerian Hukum dan HAM dengan menggunakan label Kopi Arabika Sumatera Koerintji.

Menurut Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), Kerinci memiliki luas lahan kopi arabika hingga 654 hektare (ha).

“Sebagian besar petani di Kerinci menanam kopi jenis arabika karena kopi jenis tersebut sangat diminati pencita kopi baik di luar negeri terutama negara-negara Eropa,” kata Bambang.

Kopi Arabika Sumatera Koerintji adalah varian kopi arabika terbaik yang dikultivasi di kawasan kaki gunung Kerinci yang berada di ketinggian 1500 mdpl. Kopi ini memiliki rasa yang unik karena terdapat aroma spicy dan chocolaty. Pada 2017, Kopi Sumatera Koerintji meraih predikat pemenang kopi spesialti terbaik Indonesia yang diadakan oleh Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) dengan skor 85,56.

Selain itu, pada 2018, Kopi Arabika Sumatera Koerintji juga meraih penghargaan Silver Medal pada ajang Australian International Coffee Award pada kategori Pour Over Single Origin.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Triyono yang membawahi sejumlah desa petani kopi menjelaskan, setidaknya ada tujuh poktan yang memiliki kualitas Koerintji, masing-masing di Kecamatan Kayu Aro Barat, Kecamatan Kayu Aro, dan Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.

“Total anggotanya 250 petani yang terbagi dalam tujuh Kelompok Tani. Kami harap kopi kami lebih dikenal lagi oleh masyarakat perkopian internasional, mayoritas pembeli adalah kalangan khusus di dunia perkopian,” ujar dia seperti dilansir situs resmi Kementan.

Kopi arabika Sumatera Koerintji juga merupakan produk kopi spesialti dengan kategori limited edition karena dengan nilai skor tinggi, produksinya masih sangat terbatas 3-5 ton per bulan.

“Yang jelas, kopi kami juga mendapat anugerah pesona alam yang menawan, di antaranya Puncak Gunung Kerinci, Perbukitan Gunung Tujuh, Kawasan Wisata Rawa Bento, dan hamparan perkebunan kopi,” katanya. (tl)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN