Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals

Prebiotik dan Probiotik Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Saat Berpuasa

Selasa, 13 April 2021 | 10:24 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Asupan probiotik dan prebiotik dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak saat berpuasa. Ini karena kedua jenis makanan itu mengandung nutrisi makro dna mikro yang dibutuhkan tubuh.

Pada saat berpuasa atau belajar puasa, anak tetap membutuhkan nutrisi harian yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) agar setiap proses biologis yang terjadi dalam tubuhnya dapat berjalan dengan optimal. Oleh karenanya, selain nutrisi di atas perlu juga dilengkapi dengan beberapa nutrisi yang diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya, salah satunya adalah prebiotik dan probiotik.

“Penting bagi orang tua memastikan agar anak mendapatkan semua zat gizi yang dibutuhkannya pada saat sahur dan berbuka puasa. Tak terkecuali proiotik dan prebiotik,” kata dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals dalam keterangan pers diterima Selasa (13/4).

Probiotik, jelas Muliaman adalah bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan. Sedangkan prebiotik adalah sejenis serat yang menjadi sumber makanan bakteri baik, termasuk probiotik agar bisa tumbuh, berkembang, dan bekerja dengan efisien.

“Saat pemberian prebiotik, kadar bakteri dalam saluran pencernaan menjadi seimbang, sehingga nutrisi yang diperoleh tubuh dapat diserap dengan baik dan juga bisa merangsang sistem imunitas tubuh,” jelas Muliaman.

“Penyerapan nutrisi yang baik kemudian bisa membuat sistem kekebalan tubuh anak bekerja dengan optimal, meskipun anak sedang belajar berpuasa, baik setengah hari, maupun seharian penuh bagi anak yang sudah lebih besar,” lanjut Muliaman.

Menurut dr Muliaman, salah satu jenis prebiotik yang diakui secara ilmiah adalah serat pangan inulin. Secara alami, serat pangan inulin dapat ditemukan pada berbagai buah-buahan, sayuran, umbi-umbian seperti chicory root.

Efek menguntungkan serat pangan inulin terutama berperan di usus besar. Usus adalah organ terbesar untuk membantu sistem pertahanan tubuh. Manfaat inulin sebagai nutrisi yang esensial selain untuk kesehatan saluran cerna dan imunitas tubuh juga dapat berdampak positif pada kesehatan di kemudian hari yaitu mengurangi risiko obesitas, penyakit radang usus, dan alergi.

“Prebiotik di dalam serat pangan inulin juga membantu penyerapan kalsium dan mendorong kepadatan tulang, serta mengatur rasa kenyang. Nutrisi inilah yang perlu ada dalam menu makanan anak sehari-hari, terutama saat anak belajar berpuasa atau sedang berpuasa,” paparnya.

Sementara itu, Business Unit Head Morinaga Chil*Go! KALBE Nutritionals Daru Smaragiri menjelaskan menambahkan Morinaga Chil*Go! dalam menu makan harian anak adalah salah satu cara praktis membantu dalam asupan serat pangan inulin dalam porsi yang tepat untuk membantu memelihara fungsi saluran pencernaan buah hatinya. Sebab, dilengkapi dengan 9 vitamin dan 5 mineral, serta kandungan serat pangan inulin akan mendukung kesehatan pencernaan anak. “Pencernaan yang sehat tentunya dapat mendukungdaya tahan tubuhnya,” tutup Daru

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN