Menu
Sign in
@ Contact
Search

Perkuat Bisnis di Surabaya dan Indonesia Timur, BJB Buka Kanwil

Selasa, 23 Agustus 2016 | 07:09 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

SURABAYA- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) memperkuat bisnisnya di Jawa Timur sekaligus wilayah Indonesia Timur dengan membuka kantor wilayah (Kanwil) di Surabaya.

Direktur Utama BJB Ahmad Irfan mengatakan. saat ini pihaknya sedang gencar-gancarnya mengembangkan bisnis di wilayah Jatim. Itu tak lepas dari potensi ekonomi Jatim yang memberi peluang cukup besar karena sebagai daerah industri, tentunya banyak pengusaha dari berbagai daerah menanamkan modal dan investasi di wilayah ini.

“Pembukaan Kanwil ini diharapkan akan mendukung program pengembangan bisnis kami kedepan,” kata Ahmad saat peresmian Kanwil V BJB di Bukit Darmo Surabaya, Senin (22/8).

Dia juga mengatakan pembukaan Kanwil ini juga untuk memperkuat bisnisnya di Indonesia bagian timur, yang berfungsi sebagai Kantor Cabang Pembantu (KCP), yang membawahi kantor cabang Tegal, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Banjarmasin, dan Denpasar.

Dia ingin pendirian Kanwil V ini bisa meningkatkan bisnis secara berkelanjutan mengingat potensi yang ada di wilayah tersebut. “Kanwil ini merupakan salah satu langkah strategis dalam rangka ekspansi bisnis,” ujarnya.

Pemimpin Wilayah V BJB Dicky Syahbandinata menambahkan pendirian Kanwil V bertujuan untuk memantau dan mengawasi pencapian kinerja dari masing-masing cabang sekaligus mempercepat koordinasi dengan mereka. “Surabaya dipilih sebagai Kanwil karena potensinya sangat besar setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat,” imbuh Dicky.

Sementara Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jatim, Dani Surya Sinaga menganggap dengan pendirian Kanwil ini BJB telah mengambil langkah berani. Sebab, sesuai data OJK, selama semester I/2016 ini justru ada sejumlah bank yang menutup kantor layanan, sebagian adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan bank asing.

Penutupan kantor layanan itu terkait dengan situasi ekonomi yang kurang mendukung bisnis mereka sekaligus persaingan yang semakin ketat. “Itu mengapa saya bilang pembukaan Kanwil merupakan langkah berani,” katanya.

Namun demikian, dia percaya untuk pembukaan Kanwil itu BJB tentunya sudah mempertimbangkan secara matang. “Setidaknya BJB sudah melakukan studi kelayakan terlebih dulu,” tandasnya.

Selama triwulan II/2016, emiten berkode BJBR itu membukukan laba bersih Rp 905 miliar, naik 56,3% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penyumbang laba bersih berasal dari pendapatan bunga bersih yang tumbuh sebesar 25,9% dan fee based income yang tumbuh 8,4% serta keberhasilan mengendalikan struktur pendanaan menjadi lebih efisien.

Bank yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat ini juga mencatat pertumbuhan kredit 15,2% dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,0%. (ros)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com