Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Bank Sahabat Sampoerna Optimistis Kredit Tumbuh 15%

Jumat, 26 Oktober 2018 | 13:15 WIB
Oleh Thomas E Harefa

JAKARTA – PT Bank Sahabat Sampoerna optimistis dapat membukukan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 15% secara year on year (yoy) atau sekitar Rp 7,3 triliun sampai dengan akhir tahun ini. Sementara itu, sampai September 2018, penyaluran kredit perseroan mencapai Rp 7 triliun.

Chief Financial Officer Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra menjelaskan, sampai dengan September lalu perseroan mencatatkan total aset sekitar Rp 10 triliun, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sekitar Rp 7,5 triliun, dan modal inti Rp 1,3 triliun.

“Sampai akhir tahun ini kami proyeksikan kredit dan DPK tumbuh 15%. Kami juga menjaga rasio kredit bermasalah (NPL) tahun ini sekitar 3-3,5%. Sedangkan tahun depan, proyeksi pertumbuhan kredit dan DPK sekitar 12-14%,” kata dia ketika berkunjung ke redaksi Investor Daily, di Jakarta, Kamis (25/10).

Dia menjelaskan, Bank Sahabat Sampoerna adalah bank yang fokus menyalurkan kredit ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan portofolio kredit sekitar 70-75% terhadap total kredit. Sisanya, perseroan menyalurkan kredit dengan menyasar usaha kecil dan menengah (UKM) atau emerging SME dengan plafon sekitar Rp 3-5 miliar, serta koperasi.

Sektor UMKM yang disasar seperti pertanian, perdagangan, perkebunan, peternakan. Perseroan memberikan plafon mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 1 miliar, dengan range kredit yang banyak diberikan sekitar Rp 300-400 juta.

“Oleh karena itu, fokus penyaluran kredit kami adalah UMKM. Saat ini, kami memiliki 20 kantor cabang yang ada di Sumatera hingga Papua. Kami juga masih ada rencana untuk menambah jumlah kantor tahun depan sekitar 1-2 kantor dan menjajaki kota-kota potensial seperti di Semarang, Pontianak, dan Bali. Hal ini agar kami bisa menjangkau masyakarat di pelosok daerah,” kata dia. (bersambung)

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/bank-cenderung-kurangi-portofolio/181951

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN