Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Beri Penghargaan Institusi & Produk Syariah Terbaik 2012

Rabu, 8 Agustus 2012 | 22:50 WIB
Antara

JAKARTA –Majalah Investor kembali memberikan penghargaan syariah terbaik atau Best Syariah Awards 2012 kepada 10 institusi keuangan syariah terbaik, 11 produk keuangan syariah terbaik dan 3 tokoh syariah.
 
Pada acara Penganugerahan Investor Syariah Award 2012 di Ballroom, Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (8/8) ini, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dinobatkan menjadi bank syariah terbaik 2012.  Pada unit usaha syariah (UUS) perbankan, Bank DKI menempati urutan teratas untuk kategori UUS beraset di atas Rp 500 miliar.  Untuk UUS terbaik beraset di bawah Rp  500 miliar, dimenangkan UUS Bank SulSelBar.
 
Penghargaan juga diberikan untuk asuransi jiwa syariah terbaik dan asuransi umum syariah terbaik. Asuransi Jiwa SInarmas MSIG cabang syariah dan Avrist Assurance cabang syariah meraih award sebagai unit usaha asuransi jiwa syariah terbaik. Sedangkan Asuransi Sinar Mas cabang syariah  dan Asuransi umum Mega cabang syariah sebagai pengelola unit usaha asuransi umum cabang syariah terbaik. Sedangkan Reasuransi Nasional Indonesia meraih penghargaan untuk reasuransi cabang syariah terbaik.
 
Investor juga memeringkat multifinance syariah dan multifinance unit syariah. Untuk kategori multifinance syariah dimenangkan  Amanah Finance, dan Trust Finance Indonesia  sebagai unit usaha multifinance syariah terbaik. 
 
Dalam pemeringkatan obligasi dan reksa dana syariah, tim juri Investor Syariah Award  dan Litbang Majalah Investor dibantu PT Infovesta Utama , lembaga riset reksa dana dan obligasi. Hasilnya, produk syariah yang meraih penilaian tertinggi berdasarkan kinerja fundamental dan risk adjusted return adalah obligasi  Sukuk Ijarah I Summarecon Agung Tahun 2008 dan  Sukuk Mudharabah I Mayora Indah Tahun 2008.
 
Untuk produk reksa dana, penghargaan diberikan kepada reksa MNC Dana Syariah yang dikelola MNC Asset Management,  I Hajj Syariah Fund  yang dikelola PT Insight  Investment  Management, BNP Paribas Pesona Amanah yang dikelola BNP Paribas Aset Management,  Sam Syariah Berimbang  yang dikelola PT Samuel Aset Manajemen, Manulife Sektoral Amanah yang dikelola PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Schroder Syariah Balanced Fund yang dikelola PT Schroders Investment Management Indonesia, dan  Danareksa Syariah Berimbang yang dikelola Danareksa Investment Management.
 
Tokoh Syariah
Majalah Investor bersama Tim Juri Investor Best Syariah Awards  2012 juga memberikan penghargaan kepada Tokoh Syariah.  Tiga tokoh yang mendapatkan penghargaan atas peran mereka  dalam pengembangan industri keuangan syariah di Tanah Air tahun ini  adalah Dr H Hasanudin,  wakil ketua Komisi Fatwa MUI (Tokoh Ulama), Prof Dr Halide,  guru besar  Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar (Tokoh Akademisi), dan M Syakir Sula, Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (Tokoh Praktisi).
 
Menurut   Primus   Dorimulu,  direktur  Berita Satu  Media Holdings, pemeringkatan institusi dan instrumen  syariah  ini  merupakan  yang ketujuh kali diadakan Majalah Investor. Dan tahun ini untuk yang keempat kalinya  memberikan penghargaan  kepada Tokoh Syariah. 
 
“Pemeringkatan bisnis dan produk syariah ini melengkapi pemeringkatan yang secara berkala  dibuat Litbang Majalah Investor, seperti pemeringkatan emiten, bank, asuransi, dll. Tujuannya, untuk membedakan penghargaan  buat   perusahaan  konvensional  dan khusus bisnis  syariah,” ujar Primus Dorimulu.
 
Dijelaskan, penilaian kinerja keuangan institusi syariah sebagian besar mengacu pada penilaian Institusi konvensional, namun beberapa  kriteria  disesuaikan dengan   parameter syariah. 
 
Dalam  pemeringkatan, digunakan data keuangan tahun 2010 dan 2011. Sebelum masuk proses pemeringkatan, dilakukan seleksi awal, hanya perusahaan atau unit  usaha  serta cabang  syariah yang beroperasi lebih dari 2 tahun, dan memiliki data   lengkap  yang diikutsertakan dalam pemeringkatan. 
 
Khusus untuk obligasi  digunakan  parameter average yield, dan Altman Z-Score.     Pemeringkatan untuk obligasi syariah dibagi menjadi dua bagian yaitu Obligasi Syariah Ijarah dan Obligasi Syariah Mudharabah. 
 
Sedangkan untuk pemeringkatan  reksa  dana syariah ada tiga  faktor yang  menjadi  dasar  dalam pemeringkatan  ini,  antara  lain  Risk Adjusted Return (yang  diukur  dengan  menggunakan metode Sharpe Ratio).  Reksa dana yang diperingkat adalah reksa dana saham syariah periode satu dan tiga tahun, reksa dana campuran syariah periode setahun, tiga tahun, dan lima tahun dan reksa dana pendapatan tetap periode setahun, tiga tahun dan lima tahun.
 
Tahun ini, tim juri  Investor Syariah Award terdiri atas Adiwarman Karim (Presdir Karim Business Consulting), Dr Josep Ginting (Akademisi), Iggi Achsien (Pengamat Pasar Modal Syariah), dan M Shaifie Zein (Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia).
 
Pada pemeringkatan institusi  syariah tahun ini, menurut Ketua Juri Adiwarman Karim, porsi pembobotan diberikan lebih besar pada sisi rasio risk, dan efficient & profitability.  Tujuannya, agar  terpilih perusahaan-perusahaan paling efisien sehingga diyakini bakal tetap eksis kendati kondisi ekonomi tengah dilanda krisis. “ Hasil pemeringkatan ini bisa menjadi guidance bagi para mitra industri keuangan syariah,” ungkap Adiwarman. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN