Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Inlkusi Keuangan Harus Didukung Teknologi

Kamis, 9 Agustus 2012 | 07:30 WIB
Antara

JAKARTA- Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) menilai program inklusi keuangan atau layanan keuangan untuk semua harus didukung dengan ketersediaan teknologi, distribusi dan edukasi agar dapat berjalan optimal.

"Progam inklusi keuangan harus dilakukan dengan didukung teknologi, distribusi dan edukasi, karena tiga hal itu yang saat ini masih menjadi kendala," kata Sekretaris Jenderal Asbisindo, Achmad K Permana di Jakarta, Rabu (8/8).

Permana mengatakan Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia namun 80 persen dari penduduk muslim di Indonesia merupakan golongan menengah ke bawah yang cenderung belum layak mengakses bank atau belum "bankable".

"Harusnya untuk permulaan mereka itu didorong masuk ke lembaga keuangan mikro syariah baitul maal wa tamwil (BMT) yang menyediakan pembiayaan tanpa agunan karena mereka cenderung sulit jika mengakses perbankan," kata Permana.

Namun menurut dia, lembaga mikro juga harus didukung dengan ketersediaan teknologi, distribusi dan edukasi bagi masyarakat.

"Selama ini tiga hal itu masih menjadi kendala di BMT maupun lembaga keuangan mikro," kata dia.

Secara keseluruhan Permana mengatakan program inklusi keuangan yang dicanangkan Bank Indonesia untuk membuka akses masyarakat ke lembaga keuangan sangat berguna agar dana-dana menanggur diperbankan dapat disalurkan sebagai pembiyaan modal usaha bagi masyarakat.

Dia optimistis dengan keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas lembaga keuangan ke depan, program inklusi keuangan tetap dapat berjalan.

"OJK itu dipimpin oleh pak Muliaman Darmansyah Hadad. Beliau memiliki semangat besar terhadap inklusi keuangan ini, saya optimistis OJK bisa meneruskan program inklusi keuangan ini," kata dia.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN