Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
John Riady

John Riady

Lippo Dukung Acara World News Day 2021, Kampanyekan Dampak Negatif Perubahan Iklim

Senin, 27 September 2021 | 20:23 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Lippo Group memberikan dukungan nyata terhadap acara World News Day 2021 yang digelar World Editors Forum. Perhelatan ini ditujukan sebagai kampanye global menghadapi krisis perubahan iklim (climate crisis) agar jurnalisme semakin kredibel memberikan informasi terpercaya dan berperan aktif menjaga bumi.

Direktur Eksekutif Lippo Group, John Riady mengatakan, saat ini tidak ada informasi dan story yang lebih penting bagi warga dunia selain tentang krisis perubahan iklim. Itulah alasan Lippo sebagai pemilik media memiliki tanggung jawab mensponsori World News Day 2021 yang fokus pada tantangan di era climate crisis.

“Jurnalis memegang peran krusial di garis terdepan dalam memberikan fakta penting tentang masa depan planet bumi kita dan masyarakatnya,” kata John Riady dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (27/9/2021).

Menurut John Riady, tantangan yang dihadapi planet bumi membutuhkan perhatian semua. Hanya melalui media dan jurnalis semua informasi dan fakta terpercaya bisa sampai kepada masyarakat.

“Diskusi World News Day 2021 secara daring ini dapat meningkatkan kemampuan jurnalisme dan membangun rasa urgensi serta relevansi yang lebih besar dalam menjaga planet bumi yang akan membantu kita semua secara berkelanjutan,” papar John, generasi ketiga Lippo, pemilik Berita Satu Media Holdings (BSMH).

John menjelaskan, BSMH membawahkan beragam media dengan platform lengkap, antara lain Investor Daily, investor.id, BeritaSatu.com, JakartaGlobe.id, majalah Investor, dan BeritaSatu TV.

John Riady mengungkapkan, wartawan selalu berada di garis depan saat meliput pandemi Covid-19, serta membantu komunitas dan masyarakat agar tetap mendapatkan informasi yang benar dan aman.

“Kini kita perlu mengalihkan perhatian pada tantangan besar lain yang dihadapi dunia, yaitu krisis iklim yang berdampak pada lingkungan global. Jurnalisme dapat berperan membuat perbedaan untuk menyelamatkan planet bumi,” tegas dia.

John yang juga Editor at Large di Investor Daily, mengemukakan, Lippo sangat peduli kepada wartawan di Indonesia, dengan memberikan bantuan kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Salah satunya menggandeng Dewan Pers melakukan fasilitasi tes swab PCR (Swab Polymerase Chain Reaction) untuk wartawan dan pekerja pers.

Dia mengingatkan, masyarakat dunia tetap harus siaga mengantisipasi terjadinya perubahan iklim yang ekstrem dan pemanasan global. Fenomena alam itu diperkirakan terjadi dalam waktu kurang dari 10 tahun ke depan.

“Kesepakatan global Nationally Determined Contributions (NDCs) dan Paris Agreement menyatakan, rata-rata suhu dunia akan naik 3,2 derajat celcius lebih hangat pada 2030. Bagi bisnis, ini menambah faktor risiko investasi yang harus diperhitungkan,” tandas dia.

Antisipasi Perubahan Iklim

Dalam kondisi saat ini, menurut John Riady, kemungkinan terjadinya bencana perubahan iklim sulit dibayangkan masyarakat awam. Namun, jika awak media dapat membantu memublikasikan story mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan iklim, hal itu bisa dipahami masyarakat luas, seperti bercermin pada bencana pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 yang tak pernah terbayangkan, terbukti tak mampu dihadapi negara maju sekalipun. Bagaimana dengan perubahan iklim? Media bisa menarasikan hal tersebut dengan cara yang sangat mudah dan dekat dengan kita, misalnya hilangnya sejumlah daerah akibat abrasi di Pantai Utara Jawa atau mencairnya lapisan-lapisan es di kutub bumi, seperti di Alaska,” ujar dia.

Di tingkat nasional, John Riady, ancaman perubahan iklim telah dituangkan dalam regulasi Peraturan Pemerintah tentang Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup (PP-IELH) yang diterbitkan pada 2017.

"Ketentuan yang relevan ada di Pasal 18, yaitu dunia usaha diminta menginternalisasi biaya lingkungan hidup dengan memasukkan biaya pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup dalam perhitungan biaya produksi atau biaya suatu usaha atau kegiatan," ucap dia.

Dia menjelaskan, hal tersebut senada dengan upaya dan komitmen investor global dalam mengukur dan mengungkapkan jejak karbon dari portofolio investasinya, serta menganalisis dampak perubahan iklim terhadap keberlangsungan kegiatan usahanya.

Bercermin pada fakta-fakta yang ada, menurut John, sangat penting bagi Lippo untuk terlibat mendukung World News Day 2021 yang akan digelar World Editors Forum (WEF) dan Canadian Journalism Foundation (CJF) pada 28 September 2021.

Dia mengatakan, Hari Berita Sedunia tahun ini akan menyoroti pentingnya jurnalisme yang kredibel dalam memberikan informasi terpercaya tentang krisis iklim. Event yang menyatukan 300 lebih organisasi berita ini digelar sebagai upaya menunjukkan dukungan kepada jurnalis dan audiens mereka, dengan menggunakan fakta dan pemahaman, sehingga dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Aktor Victor Garber dan penyiar berita Global News, Farah Nasser akan menjadi host acara yang disiarkan secara langsung melalui YouTube. Lippo menjadi satu-satunya korporasi Indonesia yang mendukung kegiatan tersebut. Acara itu juga didukung Google News Initiative, jaringan televisi Global News dan raksasa layanan distribusi berita serta pemantauan dan analisis media Cision.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN