Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bambang Brodjonegoro

Bambang Brodjonegoro

Mitigasi Perubahan Iklim Indonesia Bisa Angkat Ekonomi Kerakyatan

Senin, 11 Oktober 2021 | 20:31 WIB
Hendro Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) 2019-2021, Bambang Brodjonegoro menyatakan Indonesia berupaya melakukan mitigasi perubahan iklim. Hal ini diyakini akan tetap bisa mengangkat ekonomi di level kerakyatan.

"Sebagai contoh di biomassa yang bisa menjadi sumber energi terbarukan dan berkelanjutan yang sudah memenuhi target untuk upaya mitigasi perubahan iklim. Biomassa dapat membantu mengurangi impor bahan bakar dan membantu meningkatkan kemandirian energi negara," katanya dalam webinar Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim: Mengurangi Kerugian Ekonomi Akibat Dampak Iklim, Senin (11/10/2021).

Menurutnya peningkatan penggunaan biomassa dari limbah dapat mengurangi tingkat polusi dengan mengkonversi sampah menjadi sumber energi yang berguna. Misalnya saja seperti masalah konsumsi dan produksi yang kurang bertanggung jawab dan selama ini tidak banyak disentuh banyak orang. Padahal masalah sisa makanan bisa menimbulkan polusi yang cukup serius.

Diakui, limbah makanan kalau sudah terurai di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, bisa menghasilkan gas metana (CH4). Artinya makanan yang dibuang menimbulkan emisi atau polusi baru.

"Saat ini kita belum bekerja terlalu keras dalam hal pembangunan yang berkaitan ekonomi, sosial dan lingkungan, sehingga kalau aspek lingkungannya belum optimal dicapai, maka otomatis akan mengganggu upaya untuk pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, maupun sosial seperti kemiskinan kesehatan dan pendidikan," urai dia.

Tantangan masa depan, tidak lagi pada tantangan dari segi ekonomi murni seperti masalah globalisasi, perdagangan bebas, atau masalah kekuatan mata uang tertentu. Tetapi harus sudah sadar bahwa ekonomi masa depan dan berjangka panjang itu akan sangat tergantung pada kemampuan beradaptasi dengan perubahan iklim.

"Tantangan masa depan kita juga sudah mulai harus beranjak menuju ekonomi masa depan dengan kemampuan yang adaptif terhadap perubahan iklim. Rencana atau planning lingkungan sebenarnya sudah ada, tinggal mari kita bersama-sama mengimplementasikan nya agar berjalan dengan baik menjaga lingkungan kita," ajak Bambang.

Indonesia dikenal dengan sumber daya alam (SDA) nya yang variatif baik di bidang pertanian dan pertambangan dengan keanekaragaman hayati yang terbesar di dunia. Sementara sumber daya manusia (SDM) atau penduduknya terbesar 4 dunia. Hal ini membuat negara lain iri kepada Indonesia.

"Dengan kelebihan itu, Indonesia harus menjadi memanage agar menjadi negara maju pada 2045 mendatang seperti yang didorong agar sesuai visi Bappenas. Baik SDM sekarang masa bonus demografi, anak muda pelaku penting dalam perekonomian khususnya digital. Kita dorong anak muda mempunyai gaya hidup yang sesuai dengan green economy maupun mitigasi perubahan iklim," ungkap dia.

Pasalnya, saat ini Indonesia sedang mengalami bonus demografi, dimana penduduk Indonesia didominasi oleh usia muda yang produktif. Di banyak negara, bonus demografi merupakan salah satu pendorong negara berpendapatan menengah naik tingkat menjadi negara berpendapatan tinggi.

"Saya perhatikan anak muda kita sadar akan pentingnya teknologi digital dan tingkat konsumsi yang bertanggung jawab. Kita ciptakan SDM berkualitas bukan pengetahuan saja tetapi mindset lifestyle sesuai arah mitigasi perubahan iklim, maka sumber daya alam kita bisa dioptimalkan, nantinya jadi sumber bagian green energy dan pemahaman berujung pada penciptaan nilai tambah," urai Bambang.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN