Menu
Sign in
@ Contact
Search
kawasan Ekonomi Khusus Cikarang. Foto: IST

kawasan Ekonomi Khusus Cikarang. Foto: IST

Pemerintah Berencana Kembangkan Industri di KEK Jawa

Selasa, 23 Juli 2019 | 14:39 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah berencana membuka kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk sektor industri di Pulau Jawa. Hal ini sebagai langkah untuk mengakomodir banyaknya permintaan pengembangan industri di kawasan Jawa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonnomian Darmin Nasution mengatakan, untuk membangun sektor industri di KEK Jawa harus memenuhi kriterita yang diberikan pemerintah. Hal ini agar tidak menganggu kinerja sektor industri yang sudah ada di luar wilayah KEK.

Pertama, industri diperbolehkan membangun di kawasan KEK Jawa jika memiliki orientasi yang fokus pada ekspor. Kedua, jika industri fokus membangun industri subtitusi impor atau mengolah bahan baku atau barang setengah jadi. Ketiga industri yang berorientasi pada teknologi tinggi.

“Selama ini kan KEK Industri tidak ada di Jawa, tapi belakangan ini kan banyak permintaan, sehingga perindustrian ingin mempelajari dulu, tapi dengan kesepakatan KEK Industri di Jawa,” jelasnya.

Kendati demikian, Darmin enggan merinci lokasi mana saja yang potensisal dijadikan KEK Industri pulau Jawa. Adapun untuk lokasi pembangunan KEK industri, Darmin menyebut, sempat diusulkan oleh Singapura untuk pembangunannya di wilayah Kendal.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, industri yang akan dikembangkan di kawasan KEK Industri berorientasi ekspor seperti arahan Menko Darmin, yakni menyangkut kekinian atau high tech. Untuk saat ini lokasi yang dianggap berpotensi untuk KEK industri adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Jika di Jawa Tengah, maka industri yang akan dikembangkan seperti untuk sektor otomotif, tekstil, dan elektronik komponen.

“Karena sudah ada yang mengusulkan, mengapa di Jawa Tengah, tenaga kerja yang bersaing tentu bisa didorong.  Kalau di Jawa Timur terkait cluster digital, kita mau mengimbangi cluster digital ini di BSD, kemudian di Bandung,” kata dia.

Saat ini, KEK yang telah resmi beroperasi sebanyak 12, namun yang dioperasikan sebagai KEK industri baru 7 yakni KEK Arun Lhokweumawe dengan kegiatan usaha pembangunan dan pengelolaan kawasan industri energi, industri petrokimia, industri pengolahan kelapa sawit, industri pengolahan kayu.

KEK Sei Mengkei, Sulawesi Utara, diperuntukkan untuk industri pengolahan kelapa sawit, pengolahan karet dan industri petrokimia, dan industri logistik. Berikutnya KEK Tanjung Layang dan KEK Galang Batang Kepulauan Riau, KEK MBTK Kab Kutai Kalimantan Timur,  KEK Palu, Sulawesi Tengah, KEK Bitung, Sulawesi Utara.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com