Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Juru Bicara dan Komite Investasi BKPM Tina Taliza saat menggelar Halal bi Halal virtual dengan wartawan, di Jakarta, Jumat (12/6/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Humas BKPM

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Juru Bicara dan Komite Investasi BKPM Tina Taliza saat menggelar Halal bi Halal virtual dengan wartawan, di Jakarta, Jumat (12/6/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Humas BKPM

BKPM Telah Fasilitasi 58% Investasi Mangkrak

Jumat, 12 Juni 2020 | 17:52 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut telah memfasilitasi investasi mangkrak mencapai Rp 409 triliun atau 58% sudah terselesaikan izin pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Angka ini sudah lebih menurun dibandingkan dengan posisi awal investasi mangkrak senilai Rp 708 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan pihaknya diberikan instruksi oleh Presiden Joko Widodo untuk mengeksekusi investasi mangkrak pada bulan Agustus.

Akan tetapi dengan adanya pandemi Covid-19, ia mengatakan eksekusi investasi mangkrak dapat diundur, tetapi untuk investasi bernilai besar sudah banyak yang hampir beres.

“Diperintahkan oleh Presiden targetnya harus selesai Agustus maksimal. Namun jujur dengan adanya Covid-19, akan mundur tapi investasi yang besar hampir selesai,”tuturnya dalam halal bihalal bersama Media, Jumat (12/6).

Ia mengatakan bahwa upaya akan tetap dilakukan untuk mengesekusi investasi mangkrak yang ditargetkan Agustus selesai. Jika dapat dieksekusi tepat waktu, maka diharapkan bisa mendorong realisasi investasi tahun 2020, tanpa harus menunggu investor baru.

“Tanpa harus menunggu investor baru, ini kan eksisting diharapkan ijin selesai, dan bisa memulai ground breaking, maka realisasi investasi dapat naik,”tuturnya.

Berdasarkan hitungannya, jika BKPM dapat merealisasikan investasi mangkrak di bulan Agustus, maka 20% dari total target investasi sudah dapat tambahan investasi Rp 140 triliun, ditambah lagi adanya investasi yang eksisting.

Menurut dia, penyebab investasi mangkrak yang belum bisa tereksekusi disebabkan tiga hal, pertama izin di kementerian yang belum selesai, izin di pemerintah daerah yang belum selesai, dan urusan tanah yang belum selesai.

“Dari Rp 708 triliun, sebesar Rp  409 triliun sudah terselesaikan izin daerah pusat dan tanah. Sekarang sebagian sudah ground breaking bahkan beberapa perusahaan sudah berjalan meskipun di tengah Covid seperti Hyundai nilai investasi 1,5 bilion dolar. Sekarang pabrik lagi jalan dibangun, kontruksi jalan terus,”jelasnya.

Untuk menyelesaikan investasi yang mangkrak dan belum tereksekusi senilai Rp 299 triliun, BKPM akan turun ke daerah dengan melakukan pedekatan untuk kemudahan perizinan. Pasalnya, kepala daerah punya kewenangan untuk mengeluarkan perda yang berdampak ke perizinan.

"Kalau tidak Covid -19, kami turun ke daerah karena pendekatan yang bisa kita lakukan adalah kita datangi langsung. Jadi, jangan karena BKPM ini pemerintah pusat maka kita bossy, tidak bisa. Kalau tidak Covid -19, kami koordinasi baik dengan mereka. Makanya kami harus datangi, bicarakan baik-baik. Saya yakin kalau bicara terbuka, mereka juga welcome insyallah," tandas Bahlil.

Adapun beberapa di antaranya perusahaan yang selesai di fasilitasi. Pertama Rosneft nilai investasinya Rp 211,9 triliun kemudian Lotte Chemical Rp 61,2 triliun, Vale Rp 39,2 triliun, Tanjung Jati Power senilai Rp 28 triliun., Hyundai Rp 21,7 triliun.

“Ini akumulasi sekian lama jadi kita selesaikan pelan-pelan. Butuh kesabaran dan kecerdikan selesaikan masalah ini, sebab tidak hanya konteks regulasi, ini banyak hantu yang harus diselesaikan,” tandas Bahlil.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com