Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pabrik perusahaan pakan ternak PT Malindo Feedmill Tbk

Pabrik perusahaan pakan ternak PT Malindo Feedmill Tbk

BKPM: Malindo Feedmill akan Jalankan Investasi Senilai Rp 1,1 Triliun

Sabtu, 20 Juni 2020 | 16:17 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Malindo Feedmill akan  segera membangun pabrik di Lampung, dengan nilai investasi  diperkirakan mencapai Rp1,1 triliun. Sebelumnya pembangunan pabrik sempat terhambat selama enam tahun

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, upaya ini merupakan hasil kerja sama d antara BKPM, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Badan Pertanahan Nasional.

“Kita persilakan Malindo membangun pabriknya. Ini penyelesaian kasus investasi mangkrak yang sangat cepat. Sebelum Covid -19, kami dapat laporan, tim kemudian selesaikan di lapangan. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Jaksa Agung yang telah mendukung penuh BKPM,” ujar Bahlil dalam pernyataan resmi yang diterima, Sabtu (20/6).

Bahlil Lahadalia. Foto: IST
Bahlil Lahadalia. Foto: IST

BKPM meyakini investasi ini sangat strategis mengingat banyak rantai pasok yang melibatkan petani jagung, membangun industri pertanian, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong industri lainnya yakni peternakan.

Multiplier effect-nya bagus bagi perekonomian dan penciptaan lapangan kerja serta menyerap komoditas petani-petani di sana,” tutur Bahlil.

Masalah lahan menjadi hambatan Malindo sejak 2014. Hal ini berdampak pada kesulitan perusahaan ketika akan membangun pabrik berikutnya. Namun BKPM baru mendapatkan laporan di bulan Maret 2020.

Usai menerima laporan, BKPM melakukan rapat membahas permasalahan Malindo ini di BKPM pada tanggal 22 April 2020. Pihak Kejaksaan merespon secara cepat dan menyatakan lahan tersebut tidak bermasalah lagi.

Panen Jagung. Foto ilustrasi: IST
Panen Jagung. Foto ilustrasi: IST

PT Malindo Feedmill Tbk (MF) sudah memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB): 8120001761284 tanggal 28 Februari 2020 bergerak di bidang usaha industri ransum makanan hewan.

“Pihak Kejaksaan sudah menyatakan secara resmi tidak ada masalah soal lahan tersebut. Jadi, Malindo sudah bisa melanjutkan realisasi investasinya,” ucap Direktur Pengendalian Pelaksanaan Wilayah I BKPM Agus Joko Saptono.

Kehadiran pabrik baru akan mendorong percepatan realisasi investasi di Lampung serta dapat menciptakan efek domino bagi perekonomian setempat. Selain itu juga menjadi wilayah penyangga bagi industrialisasi di Pulau Jawa. Pada triwulan I 2020, Provinsi Lampung menerima realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 4,66 triliun sebanyak 290 proyek.

Sementara, nilai realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$349,7 juta (sekitar Rp5,035 triliun) sebanyak 124 proyek. (ark)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com