Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapal Perintis Pelni> Foto ilustrasi: IST

Kapal Perintis Pelni> Foto ilustrasi: IST

Semester I-2020, Muatan Barang Pelni Naik 300%

Jumat, 3 Juli 2020 | 18:47 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat kenaikan pada volume muatan kontainer yang diangkut dengan kapal barang sepanjang semester I- 2020 hingga hampir 300% dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro menyampaikan, pada semester I-2020, kapal barang telah mengangkut muatan kontainer sebesar 2.869 TEUs.

"Dibandingkan dengan semester I-2019, kinerja pada kapal barang naik nyaris 300% atau naik dari 941 TEUs di semester I-2019 menjadi 2.869 TEUs di semester I-2020," ungkap Yahya dalam keterangannya, Jumat (3/7).

Yahya menyebutkan, sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pelni mendapatkan 8 trayek penugasan dalam penyelenggaraan angkutan barang di tahun 2020.

Dari 8 trayek tersebut, terdapat 3 trayek yang padat muatan, yakni trayek T-10 yang dioperasikan oleh KM Logistik Nusantara 6 (Tg. Perak - Tidore - Galela - Buli - Maba - Weda - Tg. Perak), trayek T-15 yang dioperasikan oleh KM Logistik Nusantara 3 (Tg. Perak - Makassar - Jailolo - Morotai (Daruba) - Tg. Perak), serta trayek H-1 yang dioperasikan oleh KM Logistik Nusantara 1 (Tg. Perak - Makassar - Tahuna - Tg. Perak).

"Ketiga trayek tersebut membawa total muatan sebesar 1.819 TEUs, atau berkontribusi sebesar 63,4% dari total muatan," ungkap Yahya.

Adapun 5 trayek lainnya masih memiliki potensi untuk menambah muatan, seperti trayek T-5 ( Bitung - Tahuna - Tagulandang/ulu siau - Lirung/Melangoane - Miangas - Marore - Tahuna - Bitung), T-13 (Tg. Perak - Rote - Sabu (Biu) - Tg. Perak), T-14 (Tg. Perak - Lembata (Lewoleba) - Tabilota/Larantuka - Tg. Perak), T-3 (Tg. Priok - Jemaja/Letung - Tarempa - Midai - Selatlampa - Serasan - Tg. Priok), serta trayek T-18 ( Tg. Perak - Badas - Bima - Merauke (Kelapa Lima) - Bima - Tg. Perak).

Selain itu, 26 kapal penumpang milik Pelni juga memiliki ruang yang mampu untuk membawa muatan. Bahkan, terdapat dua kapal dapat membawa penumpang, barang, sekaligus kendaraan.

Yahya menerangkan, pengangkutan kendaraan pada semester I-2020 mengalami peningkatan dibandingkan semester I-2019, walaupun pada tiga bulan terakhir terjadi penurunan muatan. "Pada semester ini terjadi peningkatan sebesar 4% dibandingkan semester 1-2019, yakni dari 3.536 unit menjadi 3.681 unit," terangnya.

Hal yang sama juga terjadi pada muatan REDPACK. Layanan end to end logistik Pelni ini mengalami peningkatan 110% dibandingkan semester I-2019, yakni dari 74.569 kg/m3 menjadi 156.884 kg/m3 pada semester I-2020.

Yahya juga menyampaikan bahwa perusahaan tetap optimitiss dalam menjalankan kegiatan operasional terutama di tengah penerapan fase new normal life. "Manajemen berharap dengan mulai dibukanya beberapa pelabuhan sebagai akses masuk keluarnya masyarakat dan muatan dapat meningkatkan performa Perusahaan di Semester yang akan datang, seperti dengan membuka peluang kerjasama dengan berbagai BUMN, perusahaan swasta maupun instansi lainnya ," tutup Yahya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN