Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Agus Suparmanto. Sumber: BSTV

Agus Suparmanto. Sumber: BSTV

Mendag: Mal dan Ritel Modern Boleh Buka

Sabtu, 12 September 2020 | 21:16 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah akan mengizinkan mal dan ritel modern tetap boleh buka meskipun DKI Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat. Apalagi, mal selama ini bukan merupakan kluster penyebaran Covid-19 dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan mal dan ritel modern tetap buka, masyarakat bisa berbelanja sehingga akan mendorong konsumsi, yang merupakan penopang utama perekonomian nasional. Namun dengan catatan, penerapan protokol kesehatan di mal dan ritel modern nantinya harus lebih ketat lagi.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memastikan mal dan ritel modern di DKI Jakarta akan tetap buka, sekalipun Pemprov DKI berniat menerapkan P embatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat mulai Senin (14/9/2020).

“Mal dan ritel modern harus buka untuk memacu konsumsi. Sebab, konsumsi masyarakat menyumbang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga lebih dari 50%. Jadi kalau mal ditutup, akan menimbulkan dampak psikis yang sangat besar. Apalagi selama PSBB sebelumnya, sepanjang April-Mei industri ritel mengalami kerugian Rp 13 triliun. Kami juga sedang bekerja keras menghadapi situasi ini. Menurut kami, roda ekonomi harus tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Agus dalam “Hot Economy” yang disiarkan BeritaSatu TV, Jumat (11/9/2020).

Mendag menanggapi keputusan Gubernur DKI Jakar ta Anies Baswedan, Kamis (10/9), yang akan kembali menerapkan PSBB ketat mulai Senin (14/9), karena peningkatan drastis jumlah penderita Covid-19. Warga diimbau untuk berkegiatan dari rumah, beribadah dari rumah, bekerja dari rumah, dan belajar dari rumah.

Ada 11 sektor yang diperbolehkan masuk kerja.

Mendag menjamin penerapan protokol kesehatan yang ketat di mal dan toko ritel modern, sepertiyang telah dilakukan selama ini. Selain itu, pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 juga akan diperketat.

Dengan demikian, dia berharap masyarakat akan semakin yakin bahwa mal dan toko ritel modern aman untuk dikunjungi masyarakat.

Agus mengingatkan, meskipun saat ini beberapa penjual di mal dan toko ritel modern sudah beralih menggunakan platform dalam jaringan (daring), jumlahnya tidak besar.

Menurut dia, jumlah pedagang yang beralih menggunakan platform online tidak sampai 10%. Mendag juga mengatakan, pemerintah sedang dalam proses meniadakan tagihan Pajak Penghasilan (PPh) final bagi pengusaha sampai paling tidak enam bulan. Menurut dia, insentif ini diberikan kepada pengusaha mal dan ritel supaya mereka tidak sampai bangkrut dan melakukan PHK karyawan. (hg)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN