Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Agus Suparmanto. Sumber: BSTV

Agus Suparmanto. Sumber: BSTV

Di Tengah Pandemi, Kemendag Luncurkan Pameran Dagang Virtual

Rabu, 23 September 2020 | 05:04 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Perdagangan meluncurkan pameran virtual Trade Expo Indonesia (TEI) ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 10-16 November 2020 mendatang.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, mengatakan, dengan mengusung tema “Sustainable Trade in the Digital Era”, Pameran Virtual TEI  ke-35 ini merupakan salah satu langkah strategis Kementerian Perdagangan untuk terus mendorong ekspor di tengah pandemi Covid-19.

Melalui pameran virtual TEI, dia berharap pemerintah dan pelaku usaha dapat bekerja sama menjaga keberlanjutan promosi produk asal Indonesia, sekaligus mengembangkan jejaring bisnis serta investasi.

Meski diselenggarakan secara virtual, kata Agus, para peserta dan pengunjung pameran virtual akan mendapatkan pengalaman sebagaimana pameran TEI sebelumnya yang dilaksanakan secara langsung. Para pengunjung juga tetap dapat melakukan interaksi bisnis yang berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan, khususnya untuk ekspor barang dan jasa.

“Pameran virtual TEI ke–35 ini akan  ditampilkan dalam bentuk game-play platform standar, yaitu tampilan rangkaian gambar tiga dimensi (3D) dengan fitur-fitur sebagaimana layaknya bermain gim interaktif,” kata Agus dalam keterangan resmi, Selasa (22/9).

Menurut Agus, pameran virtual TEI ke–35 akan menampilkan berbagai produk ekspor unggulan dan jasa potensial. Selain itu, dalam pameran tersebut, pengunjung dapat mengetahui peluang berinvestasi di Indonesia melalui lima sektor, yaitu jasa, manufaktur, furnitur dan kerajinan, makanan dan minuman, serta fesyen dan aksesoris.

Kementerian Perdagangan juga berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri dan pelaku usaha asal Indonesia di luar negeri, untuk mensosialisasikan TEI ke-35.

Menurut Agus, dengan diselenggarakan secara virtual, TEI ke-35 berpotensi kedatangan lebih banyak pengunjung dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk peserta pameran, Agus menargetkan jumlahnya mencapai 300 peserta.

Selain itu, dia juga berharap pameran dagang ini membuat produk ekspor Indonesia menjangkau pasar non tradisional, seperti negara-negara  di Afrika, Timur Tengah, dan Asia Tengah.

Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Kasan Muhri
Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Kasan Muhri

Direktur Jenderal Pengembangan  Ekspor Nasional, Kasan Muhri, meyakini TEI mampu berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan ekspor, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

TEI 2019 berhasil membukukan transaksi sebesar US$ 10,96 miliar atau setara Rp 153,38 triliun, meningkat 29,04% dari nilai transaksi potensial tahun 2018 yang sebesar US$ 8,49 miliar. Jumlah peserta pameran pada TEI 2019 mencapai sebanyak 1.500 perusahaan.

Sementara itu, jumlah pengunjung pameran mencapai 42.796 orang dari 136 negara.

Kasan mengatakan, Kemendag akan menjamin kemudahan bagi buyer potensial untuk berkomunikasi secara virtual dengan mitra bisnis. Kemendag juga akan meminta Atase Perdagangan dan ITPC untuk memastikan bahwa pameran virtual TEI ke-35 menampilkan produk-produk yang sesuai permintaan buyer internasional.

Kemendag juga akan meningkatkan kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan lembaga lain yang terkait dengan kegiatan ekspor.

“Kami berharap TEI akan selalu menjadi agenda utama  seluruh buyers manca negara untuk mencari  produk dan partner bisnis yang tepat. TEI ke-35 harus mampu menjadi media yang efektif untuk melakukan diversifikasi pasar maupun produk ekspor,” ucap Kasan

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan telah mensosialisasikan penyelenggaraan TEI ke-35 kepada para asosiasi, pelaku usaha, baik yang berskala besar maupun kecil dan menengah.

Penyelenggaraan pameran dagang secara virtual, kata Rosan, turut mempercepat adaptasi dunia usaha terhadap digitalisasi. Selain itu, pelaku usaha dapat memaparkan produk dengan lebih komprehensif dalam pameran dagang virtual.

"Kita harus tetap semangat, beradaptasi, berinovasi, dan berkreasi untuk mencari peluang-peluang baru. Mari, kita semua berperan aktif untuk mencari terobosan baru," imbuh Rosan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN