Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhub Budi Karya Sumadi. Sumber: BSTV

Menhub Budi Karya Sumadi. Sumber: BSTV

Tahun ini, Bandara Ngloram Ditargetkan Mulai Beroperasi Komersial

Minggu, 3 Januari 2021 | 15:24 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengharapkan Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dapat beroperasi pada tahun ini.

Hal itu dikemukakan Menhub saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah untuk meninjau progres proyek pembangunan Bandara Ngloram, Minggu (3/1/2021).

“Bandara Ngloram kita harapkan dapat beroperasi pada tahun 2021 untuk melayani penerbangan regular dan penerbangan carter. Oleh karena itu, saya sengaja hadir di sini untuk mengecek progres pembangunan yang telah dilakukan,” jelas Budi Karya dalam keterangan resmi, Minggu (3/1/2021).

Menhub mengatakan, dengan landas pacu atau runway yang telah dibangun sepanjang 1.500 meter saat ini, Bandara Ngloram sudah mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Pada 30 Desember 2020 lalu, telah dilakukan proving flight dengan menggunakan pesawat NAM Air tipe ATR-72 untuk memastikan aspek keselamatan dan pendaratan dapat dilakukan dengan selamat serta lancar.

“Bandara Ngloram akan menjadi bandara spoke (pengumpan) yang direncanakan akan melayani penerbangan untuk tujuan Semarang, Balikpapan, Jakarta (Halim), Malang, dan Banyuwangi,” ungkap Menhub.

Menhub mengapresiasi komitmen dan dukungan dari pemerintah daerah untuk membaskan lahan seluas 3,2 hektar pada tahun 2019 dan akan membebaskan lahan seluas 3,6 hektar pada tahun 2021. Selain itu, Menhub mengapresiasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mendukung pembangunan dan pengembangan akses jalan dari dan ke Bandara Ngloram.

Lebih lanjut, Menhub berpesan kepada jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara agar dapat melaksanakan pembangunan dengan baik sesuai target waktu dan memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan terpenuhi dengan baik serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Semoga tahun 2021 ini kita senantiasa diberikan kesehatan, untuk bekerja dengan penuh semangat dalam upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” tutur Menhub.

Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Udara, pada tahun 2020 (tahap 1) telah dilakukan sejumlah pembangunan Bandara Ngloram baik di sisi darat maupun udara, di antaranya menyelesaikan pembangunan landas pacu (runway) sepanjang 1500 meter x 30 meter, taxiway, apron, terminal penumpang seluas 2.850 meter persegi yang saat ini masih dalam proses pembangunan (progres 35%), pemasangan pagar, dan pemasangan airfield lighting system (AFL).

Selanjutnya, pada tahun 2021 (tahap 2) akan dilanjutkan sejumlah pembangunan, yaitu perpanjangan runway menjadi 1.600 meter x 30 meter, penyelesaian pembangunan terminal penumpang, pemasangan peralatan x-ray, pembangunan gedung kantor, gedung PKP-PK, pembuatan jalan akses masuk, dan pelataran parkir terminal.

Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor Km 31 Tahun 2019 tentang Penetapan Lokasi Bandara Ngloram, pembangunan Bandara Ngloram baik di sisi udara dan sisi darat akan dikerjakan dalam empat tahap pembangunan.

Pada tahun 2018, Bandara Ngloram adalah bandara milik PT Pertamina yang diserahkan oleh Kementerian ESDM kepada pemerintah daerah dan selanjutnya pemerintah daerah menyerahkannya kepada Kemenhub untuk dibangun menjadi bandara komersil.

Bandara Ngloram menjadi bandara komersial untuk menjadi alternatif konektivitas dan askesibilitas bagi masyarakat di Blora, Bojonegoro, dan sekitarnya yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah yang dikenal menjadi pusat aktivitas industri perminyakan dan industri bisnis lainnya.

Ke depannya, aksesibilitas dari dan menuju Bandara Ngloram tidak hanya dapat diakses melalui jalan tetapi juga terintegrasi dengan moda kereta api. Rencananya akan dibangun moda transporasi kereta api menuju bandara melalui Stasun Kapuan, Cepu.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN