Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Pemerintah Tegaskan UMKM Tulang Punggung PEN

Senin, 11 Januari 2021 | 12:48 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang disumbang dari 64 juta UMKM. Bahkan ia memiliki target hingga akhir tahun 2023 akan ada tambahan 30 juta UMKM dengan penambahan setiap tahun sebanyak 6 juta.

Luhut mengatakan hal tersebut dalam  acara Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali secara virtual, Senin (11/1).

Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021 yang  mengangkat tema Produk UMKM Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

Peluncuran ini dilakukan secara langsung dan virtual dari tiga bandara yakni Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, dan Bandara Internasional Yogyakarta di bawah koordinasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Luhut mengatakan bahwa produk UMKM dapat berdaya saing dengan kerja sama dan semangat gotong royong yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan top brand swasta untuk mendorong perilaku UMKM artisan Indonesia menghadirkan produk berkualitas buatan Indonesia.

“Kita lihat kemajuan dari setahun lalu, Produk UMKM kita makin baik dan beragam produk pilihan ubah mindset produk Indonesia nyatanya miliki kualitas premium dan banggakan mau gunakan produk lokal perjuangan bangsa kita saat ini,”jelasnya

Untuk merealisasikan dukungan kepada produk UMKM dapat dilakukan dengan memesan dan berbelanja produk artisan Indonesia. Apalagi saat ini untuk berbelanja produk UMKM telah dimudahkan dengan platform digital.

“Para pejabat kami imbau dan dorong jadi brand ambassador produk lokal. Saya di keluarga anak saya cucu saya yang sudah bisa belanja, saya dorong untuk berbelanja melalui UMKM. Dan banyak yang bagus bagus kalau anda lihat di rumah saya, itu makanan, produk lain lain hampir semua produk beli dari dalam negeri,”tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk produk lokal dan premium yang telah terpilih dapat menjajakan produknya di beberapa tempat seperti Bandara, Stasiun, Pelabuhan dan pusat perbelanjaan. Bahkan pelaku UMKM juga mulai menjajakan produknya melalui marketplace.

“Untuk itu Pemda terus lanjutkan dan kawal pengembangan produk unggulan daerah. Kami  berharap dengan keseriusan kita semua, maka muncul ribuan produk artisan di Bali yang dapat diakses di marketplace tahun ini,”jelasnya.

Ia memastikan akan terus memantau perkembangan produk UMKM, oleh karena itu ia mengajak semua pihak untuk bergerak lebih cepat dalam meningkatkan produk artisan Indonesia.

Bahkan dari target Presiden pada bulan Mei 2020 ada 2 juta UMKM yang onboarding, pemerintah justru mencapai target 3,2 juta unit sehingga totalnya 11,7 juta.

“Mulai 2021-2023 target 6,1 juta UMKM sudah onboarding setiap tahun sehingga mencapai 30  juta di 2023, jika kerjasama kompak kita jangan bicara aneh-aneh, kita bicara saja mau capai tujuan bangga gerakan nasional buatan Indonesia,  kita rasa ini bisa dihasilkan,”jelasnya.

Dengan demikian, ia meminta semua stakeholder dan pemerintahan bahu membahu untuk menolong UMKM menciptakan kualitas produk yang bermutu.

“Saya imbau seluruh daerah, pemangku kepentingan mari bersatu tingkatkan kualitas dan penjualan produk lokal Indonesia.  Kami yakin dengan partisipasi semua kepentingan bisa jaga momentum pemulihan ekonomi,” tandasnya.

Adapun secara teknis, barang-barang UMKM yang bisa dijual di bandara nasional di kurasi lebih dulu, salah satunya pihak pengelola bandara yaitu PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero).

Menhub Budi Karya Sumadi
Menhub Budi Karya Sumadi

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan untuk menjaga kelangsungan usaha produk lokal atau UMKM, perlu ditopang melalui meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal.

“270 warga negara Indonesia yang memiliki daya beli dan juga menghasilkan produk-produk sangat baik. Untuk itu lah program ini di campaign dan diluncurkan mendorong nasional branding produk lokal unggulan yang sudah dikurasi oleh banyak pihak dan kita harapkan bangkit dan tumbuh sehingga menciptakan industri baru yang mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi,”katanya.

Di sisi lain, Menhub mengatakan kebanggannya saat menggunakan produk busana dari Bali sebab dari sisi kualitas tidak kalah dengan busana merek dari luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa produk UMKM merupakan produk yang memiliki keunggulan dan sangat layak untuk dibeli oleh masyarakat.

Di sisi lain, ia mengapresiasi pihak bandara yang memberikan kemudahan bagi UMKM-UMKM ini, seperti Menteri Koperasi dan UKM yang ikut membantu dan Bank Indonesia yang memberikan dukungan dengan infrastruktur pembayaran QRIS yang dilakukan bank-bank seperti BCA.

"Di saat pandemi ini banyak sektor usaha bermasalah. Tetapi saya yakin kemampuan anak bangsa memproduksi barang berkualitas tinggi bisa dilakukan. Sebaiknya ini untuk jadikan pembayaran non cash ini jadi ide brilian, yang akan terjadi satu pertumbuhan eksponensial," ujar Menhub.

Adapun pada 17 Januari mendatang, gerakan serupa akan dilakukan di Gambir, Jakarta. Promosi produk-produk lokalnya di antaranya sepeda listrik dan motor listrik buatan Indonesia

“Kemenhub tentu berusaha keras mengajak stakeholder untuk mengkampanyekan acara ini secara sistematis dan produktif artinya tidak saja acara ini hari ini tetapi kita harapkan ini menjadi tombak atau satu model yang harus kita lakukan secara konsisten,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN