Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.(IST)

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.(IST)

Pemerintah Akan Bentuk PMO untuk Percepat Digitalisasi UMKM

Senin, 14 Juni 2021 | 16:13 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyampaikan, pemerintah akan membentuk Project Management Officer agar bisa mencapai target 30 juta UMKM yang masuk ke ekosistem digital tahun 2024. Hal ini sudah sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas.

“Kami sudah menunjuk PMO supaya ada percepatan. Ini lintas kementerian dan banyak resources yang harus dikolaborasikan,” ucap Teten, dalam acara ‘Dialog Kadin dan Shopee Indonesia’ yang berlangsung secara virtual pada Senin (14/6).

Dia mengatakan, untuk mendorong pelaku UMKM masuk ke ranah digital,  dibutuhkan program pendampingan dan pelatihan, baik yang dilakukan oleh kementerian dan  pemerintah daerah harus langsung terhubung ke ekosistem digital.

“Kami optimistis, kalau kita manfaatkan belanja pemerintah lewat e-catalog, belanja BUMN dan pasar digital BUMN saya kira tercapai 30 juta pelaku UMKM yang terhubung ke ekosistem digital,” imbuh Mantan Kepala Kantor Staf Presiden ini.

Teten pun mengapresiasi langkah e-commerce untuk membuat pelatihan di daerah. Kemenkop UKM juga memiliki  pusat layanan terpadu yang sudah bekerja sama dengan platform digital untuk pelatihan pelaku UMKM.

“Saya kira (sinergi) ini  akan kami teruskan,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, ketika pandemi Covid-19, perilaku konsumen berubah karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga banyak UMKM juga yang pindah ke dunia digital. Sejumlah UMKM juga melakukan inovasi bisnis.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, UMKM yang tetap tumbuh yang memiliki permintaan pasar kuat. Saat ini, produk yang tengah diminati yaitu  makanan, minuman, dan pemeliharaan kesehatan, termasuk produk rumahan. Hal ini terlihat dengan tingginya penjualan produk tersebut di e-commerce.  

“Mereka juga melakukan inovasi produk. Makanan dan minuman  yang dibeli bukan yang murah, tetapi yang juga sehat. Bagaimana kemasannya diproduksi higienis, sehingga konsumen yakin produk tidak tercemar  virus. Saya kira ini inovasi yang cukup berhasil dilakukan UMKM di tengah pandemi,” pungkas Teten.  

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN