Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mentan Syahrul Yasin Limpo memberikan penjelasan seputar KUR sektor Pertanian, Senin (26/7/2021). Sumber: BSTV

Mentan Syahrul Yasin Limpo memberikan penjelasan seputar KUR sektor Pertanian, Senin (26/7/2021). Sumber: BSTV

Tingkatkan Produktivitas Petani, Mentan: KUR Harus Terus Digulirkan

Senin, 26 Juli 2021 | 12:39 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta kalangan industri perbankan terus menggulirkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani di seluruh Indonesia.

"KUR adalah program pemerintah. Jadi, sangat layak untuk terus digulirkan," kata Mentan SYL saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin secara daring oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Senin (26/7).

Ia mengatakan,  selama ini KUR  Pertanian sukses mendongkrak produktivitas dan kinerja sektor pertanian.

Sebagaimana diketahui, tahun ini plafon  KUR sektor pertanian sebesar Rp 70 triliun, naik  Rp 20 triliun  dari anggaran KUR Pertanian tahun lalu sebesar Rp 50 triliun.

"KUR sebesar Rp 42,17 triliun  untuk tahun 2021 dan sudah  cair sekitar 60%. Tahun 2020, KUR yang dicairkan Rp 55 triliun dan yang macet atau NPL 0,6%," kata Mentan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan penjelasan seputar KUR sektor Pertanian, Senin (26/7/2021). Sumber: BSTV
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan penjelasan seputar KUR sektor Pertanian, Senin (26/7/2021). Sumber: BSTV

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa  penyaluran KUR  pada tahun 2021 telah mendekati pola normal sebelum  Covid-19 dengan rata-rata penyaluran sebesar Rp 21,84 triliun per bulan.

“Peningkatan KUR tersebut karena perekonomian mulai pulih dan tingkat suku bunga yang rendah ataupun 3%, di mana pemerintah memberikan tambahan subsidi  bunga KUR sebesar 3%,” ujar Airlangga.

Realisasi KUR dari bulan Januari hingga 25 Juli 2021  secara keseluruhan meningkat menjadi sebesar Rp143,14 triliun atau 56,58% dari target tahun 2021 yaitu sebesar Rp253 triliun.

KUR  disalurkan kepada 3,87 juta debitur. Total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp 283 triliun dan Non Performing Loan (NPL) sangat rendah yaitu 0,88%.
Penyaluran KUR pada sektor pertanian juga meningkat pesat di tahun 2021 ini, dengan total penyaluran mencapai Rp 42,7 triliun.

“KUR  pertanian dari tahun ke tahun meningkat, dari di tahun 2020 ke 2021 ini meningkat 29,8%,” kata Airlangga.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN