Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Rapsel Ali. (ist)

Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Rapsel Ali. (ist)

Kemenkeu Disarankan Buka Rekening Khusus Sumbangan Covid

Minggu, 1 Agustus 2021 | 18:44 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Muhammad Rapsel Ali menyarankan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka rekening khusus untuk menampung sumbangan pengusaha nasional Indonesia yang ingin membantu pemerintah dalam perang melawan pandemi Covid-19.

Dia percaya banyak pengusaha yang akan urungan jika rekening penampungan itu tersedia.  

“Sebaiknya Kemenkeu membuat kebijakan atau aturan untuk membuat rekening penampungan bagi para pengusaha nasional yang ingin mendermakan dananya untuk kepentingan kemanusiaan, baik itu dana dari luar negeri maupun dalam negeri,” kata Rapsel, Minggu (1/8/2021).

Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu menegaskan, pandemi Covid-19 ini adalah masalah bersama seluruh warga Indonesia. Makanya, untuk bisa mengatasinya juga mesti dengan bergotong royong. Hanya saja, untuk pengusaha, Rapsel mengatakan mereka juga mesti mendapat kemudahan.

“Para pengusaha harus diberi insentif keringanan pajak, jika memang peruntukannya untuk kegiatan sosial. Di masa pandemi Covid-19, semua pihak harus saling gotong royong mengatasi dampaknya,” tegas anggota Komisi VI DPR RI tersebut.

Politisi asal Sulsel itu juga membeberkan informasi terkait keinginan pengusaha untuk membantu pemerintah. Hanya saja, mereka menginginkan pengelolaan yang jauh lebih bagus.

“Saya mendapat info terpercaya bahwa jika Kemenkeu membuat rekening penampungan untuk tujuan kemanusiaan dan ada stimulus pajak, akan ada triliunan sumbangan dari para pengusaha nasional,” ungkap Rapsel.

Masalah sumbangan pengusaha selama masa pandemi mencuat setelah mendiang Akidi Tio memberikan bantuan Rp 2 triliun untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel). Uang itu diserahkan melalui  Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri, Senin, 26 Juli lalu.
Belakangan, sumbangan itu diminta dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Itu karena uang tersebut diserahkan melalui pejabat publik dan pemberian bersifat hibah seperti itu merupakan hal yang perlu diklarifikasi. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN