Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi Resmikan OSS Berbasis Risiko

Senin, 9 Agustus 2021 | 09:25 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

Jakarta, investor.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko di Gedung Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, pada Senin (9/8).

Presiden Jokowi yang hadir mengenakan kemeja putih lengan panjang warna putih, didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. "Kehadiran OSS untuk memudahkan pengusaha mengurus  Nomor Induk Berusaha (NIB) dan menghapus calo," kata Presiden Jokowi saat berdialog dengan pengusaha kecil di sela peresmian OSS.

Saat melakukan telewicara dengan pelaku UMKM di Karawang, Jawa Barat, bernama Yusuf Sopian,  Presiden Jokowi  mendengarkan sejumlah masukan. Sopian secara terbuka mengungkapkan bahwa  OSS sebagai sistem yang baik, terjamin, dan cepat sehingga memudahkan pengusaha mendaftar.  "Hanya butuh sekitar 7 menit untuk mengurus NIB. Yang pasti memudahkan kami sebagai pelaku UMKM, perizinan jadi mudah, tanpa calo, dan langsung on-line tanpa perantara," katanya.

Selain Sopian, Presiden Jokowi juga berbincang dengan pelaku UMKM yang mengelola Kantin Kendal di Jakarta Pusat bernama Rayhan Christian Slego. "OSS bertujuan untuk memutus mata rantai 'orang tengah'  sehingga pengusaha bisa secara langsung melakukan pendaftaran secara transparan, terbuka, dan terjamin," kata Presiden Jokowi.

Selain berdialog dengan pelaku UMKM, Presiden Jokowi juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Upaya Peningkatan Investasi dan Penerimaan Negara serta Penguatan Kelembagaan antara Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

 

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN