Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah penumpang commuterline menunggu kedatangan kereta di dalam peron Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat,  baru-baru ini. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sejumlah penumpang commuterline menunggu kedatangan kereta di dalam peron Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

KAI Dukung Integrasi Transportasi Jabodetabek

Senin, 27 September 2021 | 20:38 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) mendukung integrasi transportasi di Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses transportasi umum. Konektivitas antarmoda yang baik diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum.

"Penataan kawasan stasiun akan meningkatkan aksesibilitas para pengguna KRL saat menuju atau tiba di stasiun. Sebab setelah ditata, kawasan stasiun menjadi lebih teratur dan dilengkapi integrasi antarmoda yang baik," kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (27/9).

Penataaan kawasan stasiun telah diresmikan di Stasiun Pasar Senen, Sudirman, Tanah Abang, dan Juanda pada 17 Juni 2020. Selanjutnya, peresmian penataan kawasan Stasiun Tebet dan Palmerah rencananya dilaksanakan pada Rabu (29/9) oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Joni Martinus menambahkan, pengguna kereta rel listrik (KRL) akan lebih mudah melanjutkan perjalanannya menggunakan transportasi umum lain, seperti bus Transjakarta, mikrotrans, bajaj, atau ojek karena seluruhnya telah ditata dengan baik di kawasan stasiun.

Selain itu, menurut dia, hadirnya berbagai fasilitas penunjang serta wayfinding yang baik akan membuat para pengguna KRL lebih nyaman saat berada di kawasan stasiun.

Saat ini, KRL melayani rata-rata sekitar 300.000 pengguna per hari melalui 994 perjalanan KRL. “Dengan jumlah pengguna yang cukup banyak, penataan kawasan stasiun dan integrasi antarmoda yang baik akan mewujudkan mobilitas para pengguna KRL yang tertib dan teratur saat mencari moda transportasi lanjutan," ujar Joni.

Dia menuturkan, kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta dalam membangun suatu ekosistem transportasi terintegrasi akan memberikan peningkatan pelayanan kepada para pengguna transportasi umum.

"Hadirnya integrasi transportasi umum yang baik diharapkan semakin mendorong masyarakat beralih dari kendaraaan pribadi ke moda transportasi umum, khususnya kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau," papar Joni.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN