Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI Luky  Alfirman (kanan bawah), Direktur Utama Bank BRI Sunarso (kiri bawah), Senior VP Treasury Group PT Bank Mandiri Tbk Ari Rizaldi (kiri atas), Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto (kanan atas), dan Founder BGK Foundation Deni Daruri (tengah atas), serta Pemimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha saat webinar Bumee Summit 2021 yang diadakan BeritaSatu, Rabu (27/10/2021). Sesi kedua diskusi panel ini bertema Menjaring Potensi Pembiayaan Green Economy. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI Luky Alfirman (kanan bawah), Direktur Utama Bank BRI Sunarso (kiri bawah), Senior VP Treasury Group PT Bank Mandiri Tbk Ari Rizaldi (kiri atas), Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto (kanan atas), dan Founder BGK Foundation Deni Daruri (tengah atas), serta Pemimpin Redaksi beritasatu.com Aditya Laksmana Yudha saat webinar Bumee Summit 2021 yang diadakan BeritaSatu, Rabu (27/10/2021). Sesi kedua diskusi panel ini bertema Menjaring Potensi Pembiayaan Green Economy. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Indonesia Butuh Rp 3.777 Triliun untuk Biaya Mitigasi Perubahan Iklim

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:20 WIB
Ester Nuky

JAKARTA, investor.id - Indonesia diestimasi butuh Rp 3.777 triliun untuk membiayai mitigasi perubahan iklim, akumulatif dari tahun 2020-2030.

“Untuk kebutuhan per tahun sekitar Rp 343,6 triliun. Melalui Nationally Determined Contribution (NDC), Indonesia telah berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari level BaU pada tahun 2030 sebesar 29% melalui upaya nasional, atau 41% dengan dukungan internasional,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, dalam acara “Bumee Summit 2021” sesi 2, bertema "Menjaring Potensi Pembiayaan Green Economy" yang ditayangkan live di Beritasatu TV pada Rabu 27 Oktober 2021.

Diskusi ini merupakan rangkaian kampanye peduli lingkungan dan acara penganugerahan Environment Social and Governance (ESG) Awards yang diselenggarakan Berita Satu Media Holdings, sebagai wujud dukungan terhadap upaya mencegah kerusakan lingkungan, mencapai target Net Zero Emission tahun 2060, dan mengembangkan ekonomi berkelanjutan. Sebagai keynote speakers adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Hadir narasumber lain adalah Direktur Utama PT Bank BRI Tbk Sunarso, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto, Senior Vice President Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Ari Rizaldi, dan Founder BGK Foundation Deny Daruri. Sedangkan sebagai moderator adalah Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN