Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
SPBU Pertamina

SPBU Pertamina

Disinggung Erick Thohir, Ini Jawaban Mitra Usaha SPBU Pertamina 

Rabu, 24 November 2021 | 13:33 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Aturan soal pelayanan kepada masyarakat bagi pengusaha mitra Pertamina, termasuk pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dinilai sangat baik dan ketat. Tidak hanya soal pelayanan dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM), namun juga pelayanan lain, mulai penyediaan tempat ibadah yang bersih dan memadai hingga pemenuhan kebutuhan toilet dan sarana kebersihan lain.

Demikian disampaikan Nahrawi, pengusaha SPBU swasta asal Banda Aceh.
“Sejak sebelum SPBU beroperasi, Pertamina sudah menekankan aturan pelayanan kepada para mitra pengusaha. Tidak cuma soal BBM tetapi juga pelayanan lain. Bahkan, setelah operasi pun, kami selalu diingatkan untuk mematuhinya,” kata pria yang akrab dipanggil Awi atau Toke Awi Gah tersebut, ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Itu sebabnya, sejak awal operasional SPBU hingga kini, dia berusaha memenuhi seluruh aturan, termasuk dalam konteks pelayanan kepada masyarakat. Contohnya, menyediakan toilet yang bersih bagi konsumen tanpa memungut bayaran sepeser pun.

“Karena  aturan tersebut, saya juga berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi menurut kami, ini kan juga ladang pahala. Makanya, toilet yang kami sediakan juga gratis,” kata Awi.

Aturan soal pelayanan tersebut, menurut Awi, sangat baik dan ketat. Karena sejak awal, Pertamina sudah menekankan agar para mitra harus mengutamakan soal pelayanan. Aturan tersebut, berlaku bagi semua pengusaha SPBU di seluruh Indonesia.

“Pertamina sudah sangat bagus membuat aturan. Kami sebagai pengusaha, siap dan patuh terhadap aturan tersebut. Kalau tidak mau mengikuti aturan, jangan jadi mitra Pertamina,” lanjut dia.

Tidak hanya gratis, Awi  memperhatikan kebersihan dan kenyamanan toilet. “Makanya, setiap hari ada dua orang yang membesihkan toliet. Selain itu, setiap dua minggu sekali, kami juga membersihkan toilet secara total dengan memperkerjakan delapan pegawai,” tutur Awi.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Hiswana Migas Rachmad Muhammadiyah, mengatakan, toilet di SPBU adalah bagian dari pelayanan SPBU kepada konsumen. Untuk itu, SPBU akan turut menjaga kebersihan toilet guna memberikan kenyamanan pada konsumen SPBU.

Sebagai informasi, lanjut dia, jika toilet di SPBU tidak dijaga secara khusus oleh petugas kebersihan, seringkali terjadi kehilangan peralatan di toilet. Misal gayung, keset, tempat sampah bahkan lampu. “Terkadang ada juga pengunjung yang jorok dan tidak menyiram toilet tersebut seusai buang air. Hal ini, tentu akan membuat fasilitas tersebut jadi tidak nyaman untuk pengunjung berikut,” urainya.

Rachmad menambahkan, saat ini toilet di SPBU memang ada yang berbayar. Tetapi,  banyak juga yang tidak berbayar atau sukarela. Dana yang terkumpul, biasanya digunakan untuk petugas kebersihan yang menjaga fasilitas toilet tersebut.

“Terkait arahan Bapak Menteri BUMN Erick Thohir, saat ini kami berkoordinasi dengan para pengusaha SPBU dan juga dengan Pertamina, agar semua fasilitas toilet di SPBU bisa gratis untuk konsumen SPBU,” pungkasnya. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN