Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik, Literasi (Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi).

Program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik, Literasi (Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi).

Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Propernas Emas

Rabu, 29 Desember 2021 | 19:49 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Petrokimia Gresik untuk pertama kalinya meraih penghargaan Propernas Emas (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Tingkat Nasional), yang merupakan peringkat tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dan disaksikan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, KH. Ma'ruf Amin di Jakarta, Selasa (28/12).

Dwi Satriyo menyampaikan, capaian ini merupakan buah kerja keras Petrokimia Gresik dalam membangun kelestarian lingkungan. Apresiasi ini tentunya semakin memotivasi Insan Petrokimia Gresik untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup, karena kepedulian terhadap lingkungan kini telah menjadi instrumen penting bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing.

“Lima dekade usia Petrokimia Gresik akhirnya bisa meraih Propernas Emas. Ini membuktikan Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang ingin terus maju dan sustain dalam memberikan berkah bagi masyarakat sekitar serta peduli terhadap lingkungan,” ujar Dwi Satriyo dalam keterangannya, Rabu (29/12).

Untuk sampai di titik ini, dibutuhkan komitmen kuat dan konsisten dalam pengelolaan lingkungan dari seluruh elemen perusahaan. Dalam hal ini, Petrokimia Gresik diwajibkan mempertahankan Propernas Hijau dua kali berturut-turut sebelum mendapatkan Propernas Emas, yaitu tahun 2019 dan 2020.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengungkapkan, pandemi Covid-19 merupakan situasi yang tidak mudah untuk dihadapi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan industri, terlebih Petrokimia Gresik tetap melaksanakan penugasan untuk penyediaan pupuk nasional dan menjadi solusi agroindustri sehingga Petrokimia Gresik tetap melaksanakan kegiatan operasional dengan mempertahankan dan menjaga aspek-aspek lingkungan hidup.

Pandemi Covid-19 juga sedikit banyak mempengaruhi program perusahaan dalam meraih Propernas Emas 2021. Oleh karena itu, Petrokimia Gresik telah melakukan pengkajian yang mendalam dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk tetap mewujudkan program yang selaras dengan kondisi terkini.

Di tahun 2021 ini, Petrokimia Gresik berhasil meraih Propernas Emas bersama 46 perusahaan lainnya. Perusahaan dinilai memenuhi kriteria Propernas Emas melalui program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Literasi (Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi).

Literasi merupakan program CSR yang dijalankan Petrokimia Gresik di Desa Sumbersari, Kec. Sambeng, Kab. Lamongan. Program ini melahirkan inovasi sosial yang mampu menjawab beberapa masalah di lingkungan Desa Sumbersari melalui Bank Literasi. Program ini berhasil mendorong local hero untuk menciptakan program yang insklusif untuk kesejahteraan masyarakat Desa Sumbersari dan sekitarnya.

Di sisi lain, inovasi Petrokimia Gresik di bidang industri selama tahun 2021 yang juga berkontribusi pada perolehan Propernas Emas antara lain, berhasil menurunkan konsumsi energi turbin 101-JT dengan menurunkan tekanan Surface Condenser 101-JTC, dan menurunkan emisi Partikulat dan NH3 di Pabrik ZA I/III dengan Pemasangan The New X-Scrubber System,

Selain itu, optimalisasi pemanfaatan Crude Gipsum sebagai produk Gipsum Pertanian guna memperbaiki kondisi tanah, optimalisasi limbah ternak sebagai media tanam menggunakan PETRO GLADIATOR, program Advance Washing System atau pengurangan pemakaian air baku, serta program Oyster Reef untuk perlindungan mangrove terhadap gelombang laut.

Atas inovasi-inovasi tersebut, Petrokimia Gresik mampu menghemat biaya operasional hingga Rp 258 miliar. Untuk itu, Dwi Satriyo menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan saat ini bukan lagi sebatas kewajiban, tapi sudah menjadi kebutuhan sebuah industri dalam upaya meningkatkan competitiveness.

"Pencapaian ini memang yang tertinggi, tapi upaya pengelolaan lingkungan bukan berarti berhenti sampai di sini. Komitmen ini harus terus ditingkatkan, karena semakin baik pengelolaan lingkungan hidup sebuah perusahaan, maka semakin banyak dampak positif yang bisa diberikan maupun didapatkan,” kata Dwi Satriyo.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN