Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Luhut: Travel Bubble RI-Singapura akan Dievaluasi Setiap 2 Pekan

Senin, 24 Januari 2022 | 17:02 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id   - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan kerja sama travel bubble antara Indonesia dengan Singapura akan dievaluasi dalam waktu satu pekan atau dua pekan.

“Tadi mengenai bubble, saya kira kita sudah punya prosedurnya. Dan kita akan tetap dengan prosedur itu. Kita akan evaluasi tiap minggu. Dan kalau kita anggap tidak bagus diteruskan, ya kita stop,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) tentang evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin (24/1/2022).

Sebelumnya, pemerintah secara resmi mengumumkan pembukaan pintu travel bubble di Kepulauan Riau. Pada tahap awal, Indonesia melaksanakan travel bubble dengan Singapura mulai 24 Januari 2022. Dalam kerjasamanya, kedua negara menyetujui pembukaan zona Nongsa di Batam dan Lagoi di Bintan.

Travel bubble adalah skema untuk membuka gerbang pariwisata antar-negara selama pandemi Covid-19. Melalui skema ini, negara-negara yang menjalin kerja sama akan bersepakat untuk membuka perbatasan dan mengizinkan warganya bepergian di area tertentu yang telah ditetapkan.

Menurut Luhut, jika nanti terjadi perubahan dalam travel bubble, bukan berarti pemerintah tidak konsisten terhadap kebijakan yang telah dikeluarkan. Adanya perubahan dikarenakan ketidaktahuan terhadap kondisi Covid-19, terutama Omicron, yang dapat berubah secara cepat.

“Jadi jangan ada yang bilang kita ini tidak konsisten. Ya memang keputusan kita sejalan dengan data-data yang terjadi. Karena apa? ketidaktahuan kita,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut mengaku telah berbicara dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk melakukan penambahan jumlah maskapai asing masuk ke Bali. Seperti diketahui, Bali telah dibuka untuk wisatawan asing sejak 14 Oktober melalui skema travel corridor arrangement (TCA).

“Saya baru bicara sama Menteri Perhubungan. Kita tadi mau nambah pesawat dari Singapura ke Bali. Misalnya dari Emirates Singapura direct line. Tapi apakah ini bisa terus berjalan? We don’t know, tergantung bagaimana pertemuannya nanti,” terang Luhut Binsar Pandjaitan.

Namun yang pasti, Luhut kembali menegaskan, travel bubble dari Singapura ke Batam dan Bintan akan dievaluasi seminggu atau dua minggu sekali. “Kalau tiba-tiba ada masalah ya kita pertimbangkan untuk stop lagi. Jadi semua ini sangat dinamis, karena penyakit ini pun sangat banyak yang tidak kita duga,” tutur Luhut Binsar Pandjaitan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN