Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petani coklat. Foto ilustrasi: beritadaerah.co.id

Petani coklat. Foto ilustrasi: beritadaerah.co.id

Coco Bidik Penjualan Rp 268 Miliar Tahun Ini

Sabtu, 26 Februari 2022 | 10:33 WIB

JAKARTA,investor.id-  PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (Coco) membidik pertumbuhan penjualan yang signifikan tahun ini. Produsen cocoa dan cokelat asli Indonesia ini lebih agresif dalam melakukan pemasaran baik di tingkat domestik maupun pasar global.Tahun ini, secara konsolidasian perusahaan mengincar pendapatan Rp 268 miliar.

Jumlah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan kinerja tahun lalu yang diperkirakan mencapai Rp 224 miliar, hal ini sejalan dengan rencana perusahaan untuk terus bertumbuh 15%-20% setiap tahunnya. Salah strategi untuk mendorong penjualan pada tahun ini adalah memperkuat pemasaran domestik dan internasional.

Advertisement

Sekretaris Perusahaan Gendra Fachrurozi mengatakan, selain menyiapkan produk yang sesuaai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, penguatan pemasaran juga menjadi hal utama. Sejak awal tahun ini, sebagai produsen cokelat kelas dunia Coco terus memperkuat rantai pemasaran global di Asia, Eropa,Australia,Selandia Baru dan Ameria Serikat.

“ Ekpansi global tentunya tidak hanya berdampak pada penjualan tetapi juga pada milestone perusahaan untuk menjadi produsen kelas dunia,” ujar dia dalam keterangan persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Sabtu (26/2).

Sedangkan di domestik, penguatan pemasaran melalui tradisional market dan modern market terus dilakukan. Perusahaan juga menggarap segmen penjualan melalui online untuk menjaring konsumen baru. Tidak hanya pelanggan ritel, segmen UMKM baik itu bakery lokal maupun hotel, restoran dan cafe juga digarap.

Melalui demo aplikasi produk untuk pembuatan kue ke segmen UMKM secara langsung dan pihaknya menetapkan harga yang kompetitif. Dengan strategi ini target pertumbuhan penjualan bisa dicapai.

Perusahaan telah menuntaskan pembuatan pabrik baru yang mendorong kapasitas produksi dari 6.000 ton per tahun menjadi 16.000 ton per tahun dan pabrik baru diperkirakan berproduksi tahun depan. 

Editor : Ridho (dhomotivated@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN