Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Foto: Humas Kementerian Investasi/Kepala BKPM

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Foto: Humas Kementerian Investasi/Kepala BKPM

BKPM: Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Dilarang, Keputusan Terbaik dari yang Terjelek!

Rabu, 27 April 2022 | 14:12 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan kebijakan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng tidak akan mempengaruhi realisasi investasi tahun ini.

Sebagaimana diketahui, komoditas produk turunan yang dilarang ekspor bahan baku dan minyak goreng yakni Refined Bleached Deodorized (RBD) Palm Olein. Larangan tersebut akan berlaku pada Kamis, (28/4/2022).

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, keputusan pemerintah untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng merupakan keputusan yang terbaik dari yang terjelek yang dimiliki pemerintah.

“Pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng tidak ada pengaruhnya sama sekali dengan realisasi investasi kita, Enggak ada pengaruhnya,” ucapnya dalam Konferensi Pers, Realisasi Investasi Kuartal I, Rabu (27/4/2022).

Baca juga: Terbaik 10 Tahun Terakhir, Investasi Kuartal I Tumbuh 28,5%

Menurutnya, kebijakan ini sebenarnya tidak perlu terjadi, apabila pengusaha dan pemerintah bersama-sama bergotong royong untuk memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan (minyak goreng) dalam negeri.

Kendati begitu, sebagian pengusaha justru tidak mau mengikuti saran dari pemerintah untuk mementingkan kepentingan rakyat kecil terlebih dahulu.

“Kalau memang sebagian pengusaha tidak mau mengikuti saran pemerintah, maka pemerintah memiliki cara untuk bagaimana menertibkan pengusaha,” tegasnya.

Baca juga: Bahlil Sebut Pelarangan Ekspor CPO Tidak Pengaruhi Kondisi Investasi

Menurutnya, pemerintah memang tidak boleh untuk berlaku sewenang-wenang kepada pengusaha, asalkan pengusaha tertib dan tidak berusaha mengatur pemerintah. Sehingga dapat tercipta kondisi yang sejalan antara pengusaha, pemerintah untuk mendukung masyarakat.

Disamping itu, Bahlil menyesali adanya sejumlah pihak yang mengungkapkan bahwa kelangkaan minyak goreng ada kaitannya dengan usaha mengumpulkan dana untuk dijadikan logistik politik.

"Itu tidak benar! Mohon kita sesama anak bangsa memberikan statement yang baik dapat dipertanggungjawabkan untuk menjaga ekonomi dan stabilitas investasi,” ujarnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com