Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Untuk Ke-15 Kalinya, BI Pertahankan Bunga Acuan

Selasa, 24 Mei 2022 | 15:05 WIB
Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Bank Indonesia (BI) untuk ke-15 kalinya mempertahankan  suku bunga acuan, BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), Selasa (24/5). Keputusan BI tersebut sesuai ekspektasi pasar.

"RDG pada 23-24 Mei  2022 memutuskan untuk mempertahankan BI7DRR di level 3,5%, suku bunga Deposit Facility  2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam jumpa pers secara virtual, usai RDG BI.

Menurut Perry Warjiyo, langkah BI itu ditempuh dengan mempertimbangkan  berbagai indikator dan kondisi ekonomi makro  di dalam negeri, seperti inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, serta aliran masuk dan keluar modal asing (capital inflow dan outflow).

BI, kata Perry Warjiyo, juga terus mencermati perkembangan ekonomi global, terutama yang berhubungan dengan rencana Bank Sentral AS, The Fed, menaikkan suku bunga acuan (Fed funds rate/FFR), perang Rusia dan Ukraina, serta gejolak harga komoditas pangan dan energi.  

Berdasarkan catatan Investor Daily, BI mematok BI7DRR di level 3,5%  sejak 18 Februari 2021. Dengan demikian,  BI sudah 15 kali mempertahankan bunga acuan atau sudah 16 bulan berturut-turut  mematok bunga acuan di posisi 3,5% yang merupakan level terendah sepanjang sejarah.

Level tertinggi BI7DRR  diberlakukan  Bank Sentral  sebesar  6% pada  15 November 2018 hingga  20 Juni 2019.  BI7DRR digunakan BI sejak 19 Agustus 2016, menggantikan BI Rate.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN