Menu
Sign in
@ Contact
Search
Salah satu rig di Lapangan Minyak Duri, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Riau. Dalam setahun beroperasi, PHR membangun 21 rig dan pada akhir 2022 akan mencapai 27 rig.  Pada periode yg sama, PHR mengebor 370 sumur, meningkat dari 105 sumur setahun sebelumnya. PHR memproduksi minyak 161.000 bpd, 30% dari produksi Subholding Upatream Pertamina atau 26% produksi minyak mentah nasional. (Foto: Primus Dorimulu)

Salah satu rig di Lapangan Minyak Duri, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Riau. Dalam setahun beroperasi, PHR membangun 21 rig dan pada akhir 2022 akan mencapai 27 rig. Pada periode yg sama, PHR mengebor 370 sumur, meningkat dari 105 sumur setahun sebelumnya. PHR memproduksi minyak 161.000 bpd, 30% dari produksi Subholding Upatream Pertamina atau 26% produksi minyak mentah nasional. (Foto: Primus Dorimulu)

Pertamina Hulu Rokan Menargetkan Produksi 170 Ribu Bph Akhir 2022

Senin, 8 Agustus 2022 | 22:24 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

PEKANBARU, investor.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menargetkan produksi minyak mentah mencapai 170 ribu barel per hari (bph) di akhir 2022. Target tersebut naik sekitar 10 ribu bph dari realisasi produksi hari ini. 

Direktur Utama PHR Jaffee Arizona Suardin mengatakan, upaya mengejar target produksi tersebut sekaligus dengan menahan laju penurunan alamiah (decline).

"Yang kita kejar itu kan melawan penurunan. Per tahun, kami kan (bisa) turun 4.000 ribuan (bph). Jadi, kita harus nahan laju penurunan sekaligus nambah produksi," kata Jaffee di Lapangan Bekasan, Riau, Senin (8/8).

Jaffee mengungkapkan, langkah yang dilakukan dalam menahan decline dan peningkatan produksi adalah dengan pengeboran yang agresif. Direncanakan sebanyak 500 sumur yang akan dibor, dengan salah satunya menyiapkan 27 rig.

Targetnya, pada Oktober-November tahun ini, 27 rig bisa siap sehingga pada Januari 2023 langsung melakukan pengeboran. "Strateginya kami memastikan semua persiapan selesai tahun ini. Tahun depan butuh 27 rig dan 50 rig WOWS. Oktober-November sudah ada semua. Jadi, Januari bisa kami manfaatkan dan eksekusi program di 2023," ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini, kontribusi produksi PHR berada di level sekitar 26 persen terhadap produksi nasional. Dia memproyeksikan tahun depan PHR bisa menambah kontribusi ke angka 27-28 persen. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com