Menu
Sign in
@ Contact
Search
IST

IST

Pemerintah Dorong Produsen Susun Roadmap Pengurangan Sampah

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:07 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Akhirnya target Muryansyah melakukan solo Triathlon, dengan bersepeda, berenang dan berlari marathon sepanjang 1.293 kilometer dari Bali ke Jakarta selama 30 hari, berhasil dituntaskan. Ditemani tim pendamping kesehatan dan pengamanan, ia tiba di Jakarta sesuai jadwal. Muryansyah langsung bergabung dalam event Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  bertema “The Rising Tide - A Grassroot Movement for Sustainability” baru-baru ini.

The Rising Tide mengampanyekan kesadaran lingkungan, dengan menciptakan ekosistem pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan. Misinya adalah menggugah kesadaran masyarakat dan para pihak, betapa masalah lingkungan terutama sampah plastik perlu mendapatkan perhatian serius.

Baca juga: Soal Tarif TN Komodo, KLHK: Jumlah Pengunjung Harus Dibatasi

“Lebih dari 14.500 masyarakat teredukasi mengenai pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari usaha daur ulang, dalam rangka mengurangi timbulan sampah nasional,” kata Muryansyah dikutip Kamis (18/8/2022).

Saat mendapat kesempatan tatap muka dengan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, Muryansyah menyampaikan temuannya bersama tim Mulung Parahita. ”Selama perjalanan, kami mengumpulkan 77,9 ton sisa konsumsi rumah tangga, 78% adalah plastik, dan 40% di antaranya memiliki nilai daur ulang  tinggi. Sedangkan di luar sisa konsumsi rumah tangga yang dikumpulkan, sepanjang jalan saya melihat banyak kemasan kecil mengotori jalan. Inilah masalah sampah yang sesungguhnya,” kata Muryansyah. 

Baca juga: Turunkan Emisi Karbon, KLHK dan KKP Maksimalkan Potensi Karbon Biru

Sebagaimana diketahui, KLHK sejak awal mendukung kampanye The Rising Tide, dan secara konsisten mendorong produsen agar menyusun road map pengurangan sampah dengan target pengurangan 30 persen timbulan sampah per Desember 2029. Strategi pengurangan sampah plastik industri sudah diuraikan melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah.  Produsen juga didorong untuk memproduksi kemasan plastik yang lebih besar mengutamakan kemasan besar, untuk membantu pemerintah mengejar target pengurangan timbunan sampah plastik.

Sementara itu, Corporate Sustainability Director Le Minerale Ronald Atmadja mengatakan bahwa perusahaannya akan terus bersinergi dengan banyak pihak untuk menggencarkan gerakan ekonomi sirkular nasional.  “Sebagai produsen, Le Minerale menyatakan dukungan dan komitmennya dalam gerakan ini. Sejak awal kami dukung misi KLHK untuk mengurangi angka timbulan sampah. Karenanya,  kami dengan terintegrasi terus menggerakan Ekonomi Sirkular sebagai bagian dari Extended Producers Responsibility (EPR) yang kini digaungkan oleh pemerintah. Kami juga mulai mengarah pada upsizing dan melakukan berbagai edukasi pilah sampah dari rumah,” katanya.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com