Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi nilai tukar rupiah
sumber: Antara

ilustrasi nilai tukar rupiah sumber: Antara

Depresiasi Rupiah 6,40%, BI: Lebih Rendah Dibanding Negara Berkembang Lain

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:50 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

BALI, investor.id - Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Wahyu Agung Nugroho, mencatat, nilai tukar rupiah selama Januari hingga 30 September 2022 terdepresiasi hingga 6,40% (year to date) dibandingkan dengan level akhir 2021.

Meski depresiasi masih berlanjut, namun Wahyu menegaskan bahwa depresiasi rupiah terhadap dolar AS masih lebih baik dibandingkan mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.

Baca juga: BI: Resesi Global Berpotensi Pengaruhi Ekonomi Bali

"Rupiah masih relatif baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya seperti India 8,65%, Malaysia sebesar 10,16% dan Thailand sebesar 11,36%," ucapnya dalam Pelatihan Bank Indonesia, Sabtu (1/10/2022).

Sementara itu, secara point to point rupiah depresiasi 2,24% (ptp) dibandingkan posisi akhir Agustus 2022.

Menurutnya perkembangan nilai tukar yang tetap terjaga ditopang oleh pasokan valas domestik dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian domestik serta langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia.

"Caranya dengan intervensi di pasar valas baik melalui transaksi spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian atau penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder" ucapnya.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com