Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Jokowi berbincang dengan Elon Musk, pendiri SpaceX dan Tesla, saat berkunjung ke pabrik SpaceX, Sabtu (14/5)

Presiden Jokowi berbincang dengan Elon Musk, pendiri SpaceX dan Tesla, saat berkunjung ke pabrik SpaceX, Sabtu (14/5)

OPTIMISTIS INVESTASI TEREALISASI

Bahlil: Jokowi Punya Jurus Khusus Taklukkan Elon Musk

Rabu, 18 Mei 2022 | 16:09 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia optimistis CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk akan merealisasikan investasinya di Indonesia. Kendati demikian diakui bahwa rencana investasi ini masih terus dinegosiasikan tim dari Indonesia bersama dengan tim Elon Musk untuk dapat segera direalisasikan.

“Kami sedang membahas berapa nilai investasinya dan kapan memulainya. Tunggu waktu yang tepat, kami akan umumkan. Tim sedang negosiasi, tetapi yakinlah Presiden mempunyai jurus khusus untuk menaklukkan Elon Musk. Saya pribadi punya keyakinan. Insya Allah Elon Musk akan berlabuh di pangkuan Ibu Pertiwi,” kata Bahlil Lahadalia dalam acara dialog “Oleh-oleh Investasi Lawatan Jokowi ke AS”, Selasa (17/5/2022).

Bahlil menyebut Indonesia merupakan negara dengan ekosistem yang baik dengan sumber daya yang lengkap untuk membangun industri baterai mulai dari smelter, prekursor ketot, serta baterai cell dan mobil listrik. Apalagi, saat ini sejumlah bahan baku pembuatan baterai seperti nikel dan mangan tersedia.

Indonesia juga disebutnya sebagai pemain dunia untuk ekosistem baterai mobil terbesar yang diwujudkan melalui realisasi investasi perusahaan LG Electronics (LG) Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL), kemudian perusahaan asal Jerman Volkswagen dan BASF juga sudah masuk ke Indonesia. “Jadi, ga ada pemikiran lagi bahwa baterai EV (electric vehicle) dikuasai satu negara tertentu. Itu menyangkut baterai mobil,” tegas dia.

Menurut Bahlil, Elon Musk telah bersepakat untuk melakukan komunikasi intens dengan tim Indonesia yang diwujudkan dalam suatu kesepakatan dalam kurun waktu dekat dalam bentuk realisasi investasi yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Dengan demikian, ia optimistis Indonesia akan menjadi salah satu negara industrialis baterai EV dan mobil listrik karena akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan negara serta menciptakan nilai tambah. Alhasil, akan mendorong Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita US$ 10 ribu hingga US$ 12 ribu. “Kemungkinan besar, insya Allah. Belum diteken, tapi tidak hanya tentang EV baterainya, tapi juga tentang mobil listriknya,” ucap dia.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan pascapertemuan, Presiden Joko Widodo langsung memerintahkan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan pihaknya untuk merespons pembicaraan dalam pertemuan tersebut dengan cepat. Namun ditegaskan Bahlil, untuk merealisasikan investasi, dinamikanya sangat tinggi.

“Realisasi investasi itu tidak seperti menghitung 1+1=2, tetapi ada dinamikanya. Contohnya, ketika saya meng-goal-kan LG, investasinya itu sekitar Rp 142 triliun. Itu kalau kita umumkan, dinamikanya sangat tinggi sekali. Bahkan, saya sampai delapan kali ke Korea Selatan. Jadi tidak gampang, karena negara lain juga berebut. Seperti Thailand dan Vietnam, mereka juga ingin Elon Musk masuk,” kata Bahlil.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan pertemuannya dengan Elon Musk saat berkunjung ke Pabrik Produksi SpaceX, di Boca Chica, Amerika Serikat pada 14 Mei lalu mendiskusikan banyak hal mengenai investasi, teknologi, dan inovasi.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN