Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Maruf Amin. Foto: IST

Wapres Maruf Amin. Foto: IST

Berbasis Data, Wapres Optimistis dan Dorong Transaksi Ekonomi Digital Terus Meningkat

Rabu, 28 April 2021 | 14:02 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id  - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendorong agar transaksi ekonomi tidak berhenti di tengah terjadinya pandemi Covid-19. Maka itu, transaksi berbasis digital menjadi salah satu solusi yang harus terus didorong. 

Menurut Wapres, pertumbuhan ekonomi untuk mencapai Visi Indonesia Maju mengalami tantangan yang cukup berat di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, dibutuhkan transformasi ekonomi yang mampu menggerakkan seluruh sektor dan melibatkan seluruh masyarakat.

"Salah satunya melalui digitalisasi ekonomi dan keuangan syariah. Digitalisasi berperan signifikan, di antaranya dalam menahan laju penurunan kinerja penjualan produk industri halal," kata Wapres Ma'ruf Amin, Rabu (28/4/2021).

Bukan hanya itu, digitalisasi juga bisa mempercepat mekanisme audit online dalam pengajuan sertifikasi halal. Lalu mendorong peningkatan keuangan sosial syariah terutama dalam hal pembayaran Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf secara online oleh masyarakat.

Dirinya mengapresiasi gerak langkah digitalisasi ekonomi yang memang sudah mulai berjalan. Sebagai contoh, Wapres mendapatkan data terjadi kenaikan nilai transaksi produk halal dengan perdagangan elektronik selama Mei sampai Desember 2020.

Data dari Bank Indonesia mencatatkan nominal transaksi produk halal melalui perdagangan elektronik secara kumulatif tumbuh 49,52%  dibanding periode yang sama tahun 2019.

Dan kabar gembira, catatan menunjukkan saat Mei 2020, yang bertepatan dengan pembatasan arus mudik dan pengurangan hari libur sepanjang Lebaran tahun lalu, justru terjadi lonjakan transaksi produk halal melalui e-commerce marketplace hingga tumbuh 7,25%. Ini artinya, pada lebaran tahun ini, yang aturannya lebih ketat, transaksi ekonomi digital ini berpotensi makin meningkat.

Digitalisasi juga terjadi pada metode pembayaran yang digunakan oleh masyarakat selama pandemi. Selama 2020, metode pembayaran transaksi produk halal di e-commerce marketplace didominasi oleh uang elektronik dan transfer bank. Masing-masing sebesar 42,10% dan 23,08% dari pangsa.

"Dan masih berlangsung hingga saat ini. Data terkini secara umum, volume transaksi keuangan digital perbankan Indonesia pada Maret 2021 telah mencapai 553,6 juta atau tumbuh 42,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun nilai transaksinya juga naik 26,44% atau mencapai Rp3.025,6 triliun year on year,” beber Wapres.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN