Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Focus Group Discussin (FGD) Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (ADG BI) dengan Pemred. Sumber: Investor Daily/Primus Dorimulu

Focus Group Discussin (FGD) Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (ADG BI) dengan Pemred. Sumber: Investor Daily/Primus Dorimulu

Capital Inflow 2021 Diprediksi US$ 19,6 Miliar

Senin, 25 Januari 2021 | 11:10 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  – Setelah masuk US$ 9,45 miliar tahun 2020, capital inflow tahun 2021 diprediksi mencapai US$ 19,6 miliar.

"Ini karena kondisi domestik yang membaik dan stimulus fiskal serta stimulus di negara maju," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada Focus Group Discussion dengan Pimpinan Media di Jakarta, Senin (25/1/2020)

Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan terjaga
Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan terjaga

Perry menjelaskan, capital inflow ke emerging market akan tetap deras karena berlimpahnya likuiditas global, menyusul stimulus yang digelontorkan sejumlah negara maju, khususnya Amerika Serikat.

Ketika ditanyakan tentang rumor bakal terjadinya tapering off, Perry menegaskan, "Kami belum mendengar ada rencana bank sentral negara maju melakukan tapering off tahun ini”.

Menurut dia, likuiditas di perbankan nasional sangat cukup. Yang jadi isu adalah bagaimana mendorong ekspansi kredit.

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN