Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BYB menyelenggarakan edukasi virtual bertajuk

BYB menyelenggarakan edukasi virtual bertajuk "Are You Ready for Digital Era" yang disiarkan di akun instgram perseroan. (ist)

Covid-19 Percepat Digitalisasi di Semua Sektor Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 09:00 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Perkembangan teknologi telah menyebabkan pergeseran dalam pola perilaku konsumen. Mau tidak mau para pelaku usaha mulai bergerak menuju digitalisasi untuk mengakomodasi pergeseran itu. 

Kreator konten dan pengusaha Ario Pratomo menerangkan, merebaknya pandemi Covid-19 sejak awal 2020 telah mendorong percepatan digitalisasi di semua aktivitas usaha. Praktik pembatasan sosial membuat orang-orang dipaksa  harus memenuhi berbagai kebutuhannya dari rumah. Semua harus dilakukan secara online. 

"Oleh karena itu, dia menuturkan, semua orang harus beradaptasi dengan kondisi ini agar bisa bertahan. Muda maupun tua harus mulai melek dengan teknologi karena segala layanan ke depan akan berbasis digital, termasuk layanan perbankan," kata dia dalam program edukasi virtual bertajuk Are You Ready for Digital Era yang digelar PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BYB) dan disiarkan langsung di akun instagram @Bankyudhabhakti, belum lama ini. 

BYB menggelar acara itu untuk mendorong agar masyarakat semakin paham dengan pentingnya digitalisasi.  Ario menjelaskan, teknologi digital sangat membantu banyak pelaku usaha di tengah pukulan pandemi Covid-19. Kreativitas memang dibutuhkan dengan memanfaaatkan teknologi itu untuk bisa bertahan di tengah pandemi itu.

"Usaha event organizer banyak yang tutup, tetapi mereka mulai menawarkan jasa virtual photography. Kemudian, kedai kopi yang tutup mulai menawarkan jualan online. Itu tentu sangat membantu," jelas Ario. 

Ario yang sudah lama berkecimpung di bisnis kargo sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Tutupnya penerbangan untuk penumpang berimbas juga pada pengiriman kargo yang memang memanfaatkan pesawat khusus penumpang. 

Untungnya, Ario punya diversifikasi bisnis. Jauh sebelum Covid-19 merebak, dia sudah menggeluti kreator konsen. Dengan demikian, saat bisnis kargo sepi, dia fokus di usaha ini. 

Ario mendorong agar masyarakat menfaatkan teknologi ini menghapi era new normal ini. Para pelaku usaha harus mengoptimalkan penjualan online, namun dengan tetap meningkatkan kualitas produk. Selain itu, dia menekankan agar cashless payment semakin ditingkatkan karena ke depan semua pembayaran akan bergerak ke era non-tunai.

Di sisi lain, BYB tengah gencar melakukan digitalisasi layanan perbankan. Dalam waktu dekat, bank yang sudah memiliki modal inti Rp 1 triliun lebih ini akan meluncurkan layanan internet dan mobile banking untuk mendukung cashless payment dan memberikan kemudahan dalam bertransaksi bagi nasabah. 

Produk pensiunan perseroan juga akan dioptimalkan dengan pengembangan teknologi dan digitalisasi. Loan organization system dan online financing akan diimplementasikan dalam proses pemberian persetujuan dan penyaluran kredit.

BYB saat ini juga memiliki beragam produk deposito yang memberikan bunga menarik. Contohnya, deposito 123 dengan penempatan dana minimum Rp 2 miliar dan tenor tiga bulan tetapi memberikan keleluasaan bagi nasabah mencairkan depositonya di tengah jalan. 


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN