Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber: BSTV

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber: BSTV

Dorong Percepatan 4 Proyek Transportasi, Menhub Bertolak ke Jepang

Minggu, 5 September 2021 | 15:37 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong Pemerintah Jepang untuk memastikan percepatan pelaksanaan empat proyek pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia. Upaya percepatan diperlukan agar setiap proyek dapat berjalan sesuai dengan harapan dan target waktu yang telah ditetapkan.

Keempat proyek itu adalah pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2, Kereta Api (KA) Makassar-Parepare, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan, dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi secara khusus bertolak ke Jepang untuk bertemu langsung dengan sejumlah pihak di Jepang untuk membahas percepatan pelaksanaan proyek.

“Kami ingin melakukan pertemuan government to government (G to G) dengan Pemerintah Jepang sehingga akan lebih memuluskan dan mempercepat kerja sama government to business (G to B) maupun business to business (B to B) dalam empat proyek pembangunan infrastruktur transportasi yang di kerjasamakan oleh kedua negara," ungkap Budi Karya dalam keterangan resmi, Minggu (5/9).

Beberapa pihak yang akan ditemui Menhub di Jepang, antara lain Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Akaba Kazuyoshi; penasehat khusus perdana menteri Jepang; menteri negara urusan luar negeri Jepang; dan mantan perdana menteri Jepang Yasuo Fukuda.

Selain itu, ada CEO Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Tadashi Maeda serta beberapa pihak nonpemerintah Jepang lainnya.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur nasional, termasuk transportasi, kami menginginkan proyek kerja sama kedua negara ini dapat terus dipercepat dan berjalan sesuai dengan rencana,” terang Budi Karya.

Menhub mengharapkan Pemerintah Jepang dapat ikut mendorong perusahaan dan konsorsium Jepang yang berpartisipasi dalam proyek kerja sama untuk lebih serius berkomitmen dalam menyelesaikan pembangunan proyek sesuai yang diharapkan.

Selain itu, Menhub juga mendorong Pemerintah Jepang untuk mengajak lebih banyak lagi perusahaan asal Jepang agar mengikuti proses lelang beberapa proyek pembangunan infrastuktur transportasi di Indonesia.

Menhub mendarat di Tokyo pada Minggu (5/9). Kunjungan kerja akan berlangsung hingga Rabu (8/9) mendatang. Delegasi RI yang turut hadir selain dari Kemenhub adalah dari Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi serta Kementerian Investasi.

Sebagai informasi, selama berada di Jepang, semua pertemuan dilakukan hanya di lingkungan hotel tempat menginap kecuali pertemuan dengan para menteri Jepang. Seluruh delegasi RI diwajibkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat dan sangat khusus mengikuti aturan travel bubble yang berlaku di Jepang dan Indonesia serta kesepakatan di antara kedua negara.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN