Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Pertamina Pusat. Foto: Pertamina

Gedung Pertamina Pusat. Foto: Pertamina

Dukung Pemulihan Ekonomi, BUMN Didorong Lanjutkan Kegiatan Investasi

Kamis, 4 Maret 2021 | 14:26 WIB
Herman

JAKARTA, invesrtor.id -- Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pahala Mansury menyebut PT Pertamina (Persero) pada tahun ini akan melakukan investasi dengan nilai sebesar US$ 10 miliar. Kegiatan investasi ini diharapkan dapat menjadi pendorong pemulihan ekonomi nasional setelah dihantam pandemi Covid-19.

"Melalui berbagai kegiatan investasi, proyek-proyek strategis nasional yang dilakukan oleh BUMN, seperti misalnya Pertamina yang diharapkan di tahun ini akan melakukan investasi dengan total jumlah sebesar US$ 10 miliar, kita berharap kegiatan ini akan mendorong dan men-jump start kegiatan ekonomi di Indonesia, sehingga dengan adanya investasi yang cukup besar tersebut diharapkan membuat ekonomi segera bergerak,” kata Pahala Mansury dalam webinar “Prospek BUMN Sebagai Lokomotif PEN dan Sovereign Wealth Fund” yang diselenggarakan Universitas Indonesia, Kamis (4/3/2021).

Tidak hanya Pertamina, BUMN lain seperti PT PLN (Persero) juga akan terus didorong untuk tetap melanjutkan kegiatan investasinya.

"Bukan hanya untuk melakukan restart, kita pun berharap melalui BUMN kita akan mampu untuk mengembangkan bisnis model yang baru untuk melakukan kegiatan pengembangan ekonomi, bukan hanya di jangka menengah-panjang," kata Pahala.

Ia memberi contoh pengembangan Holding EV Battery yang diharapkan akan melakukan investasi secara terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga Indonesia diharapkan memiliki industri baterai yang terintegrasi.

“Kita harapkan industri baterai ini betul-betul akan menjadi masa depan, khususnya di sektor energi baru dan terbarukan (EBT). Jadi Indonesia tidak hanya memiliki pasarnya, karena Indonesia di masa datang akan menjadi ekonomi nomor lima terbesar di dunia. Bukan hanya itu, kita juga memiliki sumber daya alam yang dibutuhkan untuk industri baterainya,” kata Pahala.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN