Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapal Pelni

Kapal Pelni

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pelni Kaji Konektivitas KM Dorolonda ke Morotai

Jumat, 30 Oktober 2020 | 15:50 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni selalu berupaya maksimal dalam menghubungkan masyarakat dan kebutuhan logistik melalui konektivitas transportasi laut untuk meningkatkan nilai ekonomi dan sosial masyarakat kepulauan di Indonesia.

Pelni tengah mengkaji kemungkinan masuknya KM Dorolonda, salah satu dari 26 kapal penumpang milik Pelni, untuk menambah rute pelayaran menuju Kabupaten Pulau Morotai. Nantinya perpanjangan rute akan diusulkan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Sebagai BUMN, Pelni senantiasa berkontribusi pada pertumbuhan nilai ekonomi dan sosial masyarakat. Pelni siap membantu menghubungkan konektivitas wilayah Morotai dengan daerah lain sehingga akses transportasi masyarakat dan pengangkutan logistik dari dan menuju Morotai semakin mudah. Kajian ini masih kami bahas dan akan diusulkan kepada Kemenhub," kata Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Masrul Khalimi dalam keterangannya, Jumat (30/10).

Sebagai informasi, rute pelayaran KM Dorolonda, kapasitas angkut 2.000 penumpang, saat ini adalah Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-Bau Bau-Namlea-Ambon-Ternate-Bitung (PP). Adapun hingga Oktober 2020, lebih dari 87.700 penumpang telah diangkut menggunakan KM Dorolonda.

Selain itu, terang Masrul, sejak September 2020, melihat meningkatnya antusiasme dan pertumbuhan pengusaha lokal di wilayah Morotai, Pelni telah menambah satu kapal tol laut untuk mengakomodir kebutuhan pengiriman logistik dari Morotai. Sebelumnya kapal tol laut yang dioperasikan Pelni yakni KM Logistik Nusantara 3 telah melayani wilayah Morotai. Kini KM Logistik Nusantara 6 masuk ke Morotai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Mendukung hal tersebut, sebut Masrul, pada Juli 2020 baik Pelni dan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga telah diberikan penghargaan oleh Kemenhub dalam kontribusinya untuk mendorong dan memfasilitasi pelayanan dalam pengembangan program tol laut di Indonesia.

"Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri transportasi laut, Pelni berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung dan meningkatkan nilai sosial serta ekonomi masyarakat terutama di wilayah 3TP melalui perannya sebagai agen pembangunan dalam menghubungkan konektivitas laut di Indonesia," tambah Masrul.

Dengan masuknya KM Lognus 6 ke Morotai, Masrul meyakini, dapat menjawab kebutuhan pengusaha lokal Morotai yang belakangan semakin bertumbuh. KM Lognus 6 sendiri memiliki kapasitas angkut untuk muatan terisi penuh mencapai 250 TEUs, jauh lebih besar dari KM Lognus 3 yang hanya berkapasitas 120 TEUs.

Sebagai informasi, Trayek T-10 yang dilayani KM Lognus 6 melayari Tanjung Perak-Tidore-Galela-Buli-Maba-Weda-Tanjung Perak. Namun untuk triwulan IV-2020, KM Lognus 6 melanjutkan perjalanan dari Tidore menuju Morotai. Sementara KM Lognus 3 sudah melayari rute Morotai sejak 2017 sebagai trayek T-15 dengan rute Tanjung Perak-Makassar-Jailolo-Morotai-Tanjung Perak.

Sementara itu, PT Pelni mencatat hingga Oktober 2020 muatan kapal tol laut mencapai 6.444 TEUs. "Adapun muatan terbesar dihasilkan oleh rute T-15 yang dioperasikan oleh KM Lognus 3 sebesar 1.782 TEUs dan rute T-10 yang dioperasikan oleh KM Lognus 6 sebesar 1.049 TEUs. Angka ini masih akan terus meningkat hingga akhir Oktober nanti," tambah Masrul.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN