Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, secara virtual, Sabtu (15/5/2021).

Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, secara virtual, Sabtu (15/5/2021).

Ekonomi Kuartal II 2021 Diperkirakan Tumbuh 7%

Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:17 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

Jakarta  - Pemerintah meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 akan mencapai angka 7%. Untuk mencapai angka tersebut pemerintah akan mendorong sejumlah indikator perekonomian. Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 tumbuh sebesar 0,74%  sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2021 ditargetkan pada kisaran 4,5% sampai 5,3%.

“Kami lihat trennya ke arah positif dan confirm perekonomian kita tumbuh V curve. Kami berharap pertumbuhan ekonomi kuartal II akan masuk ke jalur positif  diperkirakan bisa mencapai 7%,”ucap Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dalam telekonferensi pers pada Sabtu (15/5). Airlangga mengatakan sektor konsumsi ditargetkan berada di kisaran 6,9 sampai 7,9%

konsumsi pemerintah didorong 7,6% sampai 7,9%. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) didorong ke 6,7% sampai 8,3%. Ekspor ditargetkan pada 10,5% sampai 12% kemudian impor 9,5% sampai 14%.  Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan kuartal II 2020 sebesar  Rp 2.589,6 triliun. sedangkan PDB  atas dasar harga konstan kuartal I 2021 sebesar  Rp 2.683,1 triliun.

 “Sedangkan di kuartal I 2021  PDB  sudah mendekati  Rp 2.700 triliun. Dengan basis yang rendah kenaikan sudah di atas 4,7% maka  tentu untuk mencapai 7% tinggal didorong sedikit lagi,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan  walaupun pemerintah menjalankan kebijakan pelarangan mudik namun terjadi peningkatan kegiatan belanja dan berani berbelanja. Khususnya di berbagai  regional di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat. Meskipun masih ada daerah yang perekonomiannya terkontraksi misalnya  di Pulau Bali.

“Tentu yang terkait dengan transportasi kita berharap bahwa ke depan transportasi dan tempat-tempat wisata dengan adanya vaksinasi diharapkan bisa dibuat program yang kita sering disebut sebagai travel bubble,” ucap Airlangga,

Kondisi  Penanaman Modal Asing (PMA) dan Indeks Keyakinan Konsumen terus membaik. Angka PMA telah mencapai 54,6% dan  IKK per Maret 2021 untuk kelompok masyarakat pengeluaran di bawah Rp5 juta mencapai 90,1 atau mendekati zona normal 100. Perkembangan ekspor dan impor juga sudah kembali normal termasuk belanja pemerintah yang telah berada di jalur positif.

"PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) kita sudah mendekati arah positif 0,23%. Bahkan ekspor 6,74% lebih tinggi dibanding pra-COVID, sedangkan impor barang modal dan konsumsi 5,27%" kata Airlangga.

Namun pemerintah juga harus mengantisipasi pembalikan penyebaran covid, terutama dengan kasus India. Beberapa negara melakukan lockdown kembali seperti di Singapura. “Oleh karena itu kita tetap waspada dan bagaimana kita bisa mengungkit ekonomi namun tetap menjaga kewaspadaan terhadap secondary effect daripada covid 19 yang berasal dari India,” kata Airlangga.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN