Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Erick Thohir

Erick Thohir

Erick: SWF Kurangi Ketergantungan pada Utang

Jumat, 22 Januari 2021 | 22:07 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat investasi masuk ke dalam negeri. Namun, investasi ini dilakukan tidak dengan utang, melainkan melalui penambahan modal dengan berpartner.

"SWF tidak lain, kita ingin mempercepat investasi yang ada di Indonesia. (Investasi ini) tidak dengan utang, tetapi kita mencari tambahan modal dengan berpartner," ujar Erick dalam acara 7th Indonesia Islamic Economic Forum (IIEF) dengan tema "Peran Lembaga Keuangan Syariah dan Sovereign Wealth Fund dalam Pemerataan Ekonomi Umat”, Jumat (22/1), secara virtual.

Ia menyampaikan bahwa SWF yang dibentuk Indonesia berfokus pada aset nasional, berbeda dengan SWF negara lain, seperti Malaysia. "Karena itu, ketika ada investasi masuk melalui SWF di aset-aset nasional, dampaknya harus dirasakan oleh masyarakat sekitarnya dan pengusaha sekitarnya,” kata dia.

Selain itu, Erick berharap, SWF yang diberi nama Indonesian Investment Authority (INA) itu memiliki keberpihakan terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. "Ini kita harapkan menciptakan investasi yang bersahabat," tandas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan dalam satu-dua bulan ke depan aliran dana senilai US$ 20 miliar ditargetkan masuk ke dalam INA. Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1).

"Tadi saya bisik-bisik ke Ibu Menteri Keuangan, awal-awal ini, mungkin sebulan-dua bulan ini, target yang masuk ke SWF kita berapa? Di jawab Menteri Keuangan, ya kira-kira US$ 20 miliar . Duit yang gedhe banget," ucap Presiden.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN