Menu
Sign in
@ Contact
Search
ESB dan Asensi meneken MoU untuk memperluas skala usaha UMKM sektor kuliner. (ist)

ESB dan Asensi meneken MoU untuk memperluas skala usaha UMKM sektor kuliner. (ist)

ESB dan Asensi Kerja Sama Perluas Skala Bisnis UMKM Kuliner

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:32 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Esensi Solusi Buana (ESB), yang sejak akhir 2021 tidak pernah berhenti berinovasi dan menggandeng banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner, kembali mengumumkan kolaborasi terbaru, yakni dengan Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi), untuk memperluas skala usaha UMKM sektor ini melalui digitalisasi. 

Sebagai salah satu penyedia software sistem operasional bisnis kuliner all-in-one terlengkap yang mendedikasikan diri untuk dunia makanan dan minuman (food & beverages/F&B), ESB terus berupaya mendukung perputaran dan pertumbuhan roda perekonomian di Indonesia pascapandemi Covid-19.

Laporan data dari Fitch 2021 Asia Food and Drink Report 1 menyebutkan, CAGR sektor F&B hingga saat ini mencapai 8% di industri franchise Asia. Berangkat dari data tersebut, ESB mempertegas komitmen perusahaan dalam mendorong pemerataan digitalisasi dan literasi bagi pelaku UMKM sektor kuliner guna meningkatkan daya saing serta potensi para pelaku bisnis terutama era globalisasi dan keterbukaan pasar saat ini.

Penandatanganan kerja sama antara ESB dan Asensi diresmikan di pagelaran The 20th Indonesia Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) in conjunction with Indonesia License Expo (ILE) 2022. Kerja sama ini diharapkan semakin memperluas peluang untuk menjangkau dan mendukung lebih banyak pihak.

“Kami memahami pandemi Covid-19 yang kita hadapi selama dua tahun lebih telah menjadi tantangan berat bagi semua orang, tidak hanya dari sisi Kesehatan, namun juga bisnis dan usaha. Dengan kelebihan ekosistem dan teknologi yang dimiliki, kami ingin memaksimalkan peran mendukung pemerataan literasi dan inklusi keuangan serta akses digitalisasi bagi masyarakat secara luas, terutama para pelaku bisnis UMKM di bidang kuliner,” ujar CEO ESB Restaurant Technology Gunawan Woen, Senin (8/8/2022).

Menurut dia, tema IFRA yang berfokus pada peningkatan bisnis UMKM, sejalan dengan pandangan ESB yang melihat peranan ekosistem teknologi dan literasi dapat memberikan motivasi dan menjadi inspirasi bagi para pelaku bisnis. Selain itu, ESB ingin membantu para pelaku bisnis UMKM agar dapat mengembangkan pasar bisnis secara lebih luas, sekaligus meningkatkan kualitas dagang pemain sektor kuliner di industri Franchise Indonesia, agar dapat mendongkrak perekonomian mereka pascapandemi.

“Pameran IFRA 2022 ini merupakan momentum yang tepat untuk menemukan potensi bisnis lisensi lokal ke tingkat selanjutnya yang lebih mapan. Momentum digitalisasi dan integrasi perekonomian Asia menjadi titik balik para pelaku bisnis lisensi, termasuk franchise untuk mengembangkan daya saing menuju pasar global yang lebih luas dan lebih masif,” tegas dia.  

Menurut dia, bertahan, bangkit, dan naik kelas adalah hal mudah jika semua saling bantu. Digitalisasi akan dapat memperluas skala usaha UMKM. Itu artinya, langkah-langkah yang ditempuh ESB dapat membantu para pelaku usaha bisa semakin efisien dan efektif dalam mengelola bisnis, sehingga dapat semakin bersaing dan berujung kesuksesan serta terdongkraknya perekonomian.

Berbekal dari kesuksesan serta pengaruh positif yang sudah terbukti di sejumlah pemain besar, Gunawan menambahkan, ESB yakin ekosistem yang dihadirkan akan dapat membantu mewujudkan kemajuan ekonomi digital yang inklusif di Indonesia. Hal ini juga diperkuat dengan fakta bahwa hingga semester I-2022, tercatat 8.000 lebih merchant telah bergabung dalam ekosistem ESB.

Sepanjang acara IFRA-ILE 2022, ratusan franchise kuliner mempercayakan ekosistem ESB sebagai bagian untuk mendukung tata kelola serta meningkatkan skala usaha yang mereka miliki. Para mitra ini tidak hanya berasal dari Jabodetabek, namun dari sejumlah kota besar lain, seperti Surabaya, Tasikmalaya, Semarang, Yogyakarta hingga Bali.

“Pencapaian sejauh ini jugalah yang menjadi kekuatan dan motivasi kami untuk terus dapat melakukan ekspansi bisnis, sehingga teknologi kami dapat memberikan dampak yang lebih besar lagi bagi para pebisnis sektor kuliner, termasuk UMKM di seluruh Indonesia,” tutup Gunawan.

Susanty Widjaya, ketua umum Asensi menyatakan, kolaborasi bersama ESB diharapkan dapat mendukung program pemerintah yang bertajuk Indonesia Spice Up The World (ISUTW). Asensi mengemban misi menghadirkan merek restoran lokal go global dan membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Tidak hanya itu, ESB juga telah menyiapkan sejumlah dukungan dan langkah melalui ekosistem teknologi yang dibawa agar dapat tepat sasaran mendukung UMKM naik kelas.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com