Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition. (Sumber: Setkab)

Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition. (Sumber: Setkab)

Hannover Messe 2021, Ajang Tunjukkan Kemampuan Indonesia Menuju Industri 4.0

Senin, 12 April 2021 | 12:06 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri  Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita  mengatakan, partisipasi Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition  akan memberikan manfaat luar biasa, terutama bagi sektor industri dan perekonomian.

Seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, Senin (12/4), pameran teknologi industri terbesar di dunia yang akan dibuka Presiden Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel itu berlangsung mulai  12 April hingga  16 April 2021.

Pameran tersebut  diharapkan akan mendukung upaya Indonesia  melakukan national branding atas posisinya sebagai salah satu kekuatan baru ekonomi dunia dan pemain manufaktur global.

“Momentum ini juga dapat menjadi ajang menunjukkan kepada dunia tentang kemampuan sektor manufaktur di Indonesia dalam upaya bertransformasi menuju era Industri 4.0,” tutur Menperin.

Ia mengatakan, Hannover Messe merupakan pameran dagang terkemuka dunia untuk teknologi industri dengan tradisi yang telah berjalan  lebih dari 72 tahun. 

Eksibisi itu memiliki eksposur internasional yang kuat, sebagaimana dicirikan dalam penyelenggaraan tahun 2019 yang mencatat lebih dari 6.500 exhibitors dari 75 negara dan menempati lahan seluas 227.000 meter persegi.

Menperin menuturkan, Indonesia juga akan memanfaatkan ajang pameran teknologi terbesar di dunia tersebut untuk memperkenalkan kekuatan teknologi industri dan mendorong keterhubungan Indonesia dengan jejaring rantai suplai global.

“Selain itu, kami mendorong terjadinya transfer teknologi melalui keikutsertaan Indonesia dalam Hannover Messe 2021. Ajang ini juga menunjukkan akselerasi digital sektor industri Indonesia yang dipicu adanya pembatasan pergerakan dan interaksi di masa pandemi. Di titik inilah, Revolusi Industri 4.0 menemukan momentum,” imbuhnya.

Agus melanjutkan, Hannover Messe dikenal sebagai pameran teknologi manufaktur terbesar di dunia yang dihadiri  lebih dari 140 ribu pengambil keputusan. “Karena pameran ini bersifat digital, tentunya lebih mudah bagi peserta untuk dapat memaksimalkan online presence dan berkontak dengan calon buyers dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” tutur dia.

Ajak 156 Exhibitor

Pada ajang tersebut, Indonesia akan tampil dalam platform digital expo, conference, dan networking. Keikutsertaan Indonesia sebagai sebagai official partner country Hannover Messe 2021: Digital Edition yang pertama dari Asean didukung oleh 156 exhibitor yang terdiri atas kementerian dan lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perguruan tinggi, dan perusahaan swasta nasional.

Dari jumlah tersebut, kontribusi exhibitor terbesar berasal dari perusahaan besar sebanyak 65 perusahaan, start-up sebanyak 63 perusahaan, BUMN 14 perusahaan, delapan kawasan industri, empat kementerian dan lembaga, serta dua asosiasi industri.

Di antara 156 exhibitor, 93 di antaranya merupakan pendaftar baru dan 63 exhibitor merupakan calon peserta Hannover Messe 2020 yang dibatalkan pelaksanaannya akibat pandemi Covid-19.

Kerja Sama

Dalam rangkaian agenda Hannover Messe 2021, pemerintah juga telah menyiapkan beberapa kerja sama di bidang industri, baik itu dalam kerangka government to government (G2G) maupun business to business (B2B). 

Hannover Messe 2021 akan menampilkan digitalisasi presentasi produk, beragam tema conference dan business matchmaking berbasis perangkat lunak, sehingga secara langsung merupakan terobosan, inovasi dalam ekshibisi teknologi solusi industri.

“Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan investasi, kerja sama industri, dan kesepakatan bisnis. Lebih dari itu, Indonesia diharapkan semakin menjadi daya tarik di lingkungan global,” pungkas Menperin.  

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN