Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko.

Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko.

HKTI Dampingi Petani Pacu Produksi

Kamis, 28 Januari 2021 | 05:51 WIB
Tri Listiyarini

JAKARTA, investor.id –Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) siap melakukan pendampingan terhadap petani di seluruh Tanah Air guna meningkatkan produksi pertanian.

Salah satu pendampingan yang telah dilakukan HKTI yakni saat pengembangan tanaman padi varietas M-400 di Kabupaten Morotai yang mampu menghasilkan10,40 ton per hektare (ha) serta varietas M-70D dengan produktivitas 8 ton lebih.

Ketua Umum DPN HKTI Moeldoko menyatakan, selain pendampingan, HKTI harus melakukan konsolidasi sampai ke gabungan kelompok tani (Gapoktan) guna membantu mengatasi permasalahan-permasalahan petani secaralangsung.

“Hal seperti ini (pendampingan) harus berjalan masif,” ujar Moeldoko saat pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HKTI Periode 2020-2025, kemarin.

DPP HKTI Periode 2020- 2025 dipimpin Ketum Jenderal (Purn) Dr Moeldoko dan Sekretaris Jenderal HKTI Mayjen (Purn) Bambang Budi Waluyo. Kemudian, kata Moeldoko, HKTI juga harus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan lembaga terkait dan pemangku kepentingan sehingga dapat menjembatani kepentingan petani. HKTI harus melakukan social engineering atau rekayasa sosial dalam pertanian untuk memberikan nilai tambah produk pertanian mulai dari hulu atau tingkat produksi hingga hilir yakni pascapanen.

“Kita bukan hanya memikirkan bertani, tapi end product (produk akhir) juga perlu difikirkan dengan baik,” ujar dia.

Moel doko kembali mengingatkan fungsi HKTI sebagai bridging institution yang menghubungkan petani dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan komunitas. “HKTI harus menjadi yang terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan petani, ketahanan pangan, dan kedaulatan pangan,” katanya. (ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN