Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Proyek Pelabuhan Patimban tahap I di Subang, Jawa Barat

Proyek Pelabuhan Patimban tahap I di Subang, Jawa Barat

Ini Daftar PSN yang Dipercepat

Sabtu, 28 November 2020 | 14:06 WIB
Nasori Ahmad ,Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –   Perpres No 109 Tahun 2020  menetapkan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru, yang terdiri atas 201 proyek dan 10 program di 23 sektor, dengan total investasi sekitar Rp 4.809,7 triliun sampai tahun 2024.

Adapun PSN sektor bandar udara mencakup Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi Dl Yogyakarta, Bandar Udara Kediri Provinsi Jawa Timur, Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pengembangan Bandar Udara Internasional Lombok Praya Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pengembangan Bandar Udara Adi Soemarmo Provinsi Jawa Tengah, Pembangunan Bandar Udara Nabire Baru Provinsi Papua, Pembangunan Bandar Udara Siboru Fak Fak Provinsi Papua Barat, ser ta Pembangunan Bandar Udara Bali Utara Provinsi Bali.

PSN sektor pelabuhan juga ada. Ini mencakup Pelabuhan KEK Maloy Provinsi Kalimantan Timur, Pelabuhan Sanur - Nusa Ceningan/Lembongan Provinsi Bali, Pelabuhan Likupang Provinsi Sulawesi Utara, Makassai New Port Provinsi Sulawesi Selatan, Terminal Multipurpose Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur, Inland Waterways Cikarang – Bekasi – Laut (CBL) Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, Pembangunan Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat,Pengembangan Pelabuhan Terminal Kijing Provinsi Kalimantan Barat, Pengembangan Pelabuhan Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pengembangan Pelabuhan Sorong Eksisting dan Arar Provinsi Papua Barat, dan Pengembangan Pelabuhan Teluk Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Kuala Tanjung Provinsi Sumatera Utara dan Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Bitung.

Untuk sektor jalan dan jembatan, PSN antara lain adalah Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat, Jalan Tol Cimanggis - Cibitung- Provinsi Jawa Barat, Jalan Tol Cibitung - Cilincing di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, Jalan Tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, Jalan Tol Serpong - Balaraja Provinsi Banten, dan Penambahan Lingkup Jalan Tol Solo - Yogyakarta - Kulon Progo di Provinsi Jawa Tengah danProvinsi DI Yogyakarta.

Selain itu, yang masuk bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta, yakni Jalan Tol Semanan – Sunter; Jalan Tol Sunter - Pulo Gebang; Jalan Tol Duri Pulo - Kampung Melayu, Jalan Tol Kemayoran – Kampung Melayu; Jalan Tol Ulujami - Tanah Abang; dan Jalan Tol Pasar Minggu – Casablanca.

10 Program

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Sedangkan 10 program yang ditetapkan dalam Perpres tersebut mencakup Program Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan, Program Pemerataan Ekonomi, Program Pengembangan Kawasan Perbatasan, Program Pengembangan Jalan Akses Exit Toll, Program Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Selain itu, Program Pembangunan Smelter, Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional (Food Estate), Program Pengembangan Superhub, dan Program Percepatan Pengembangan Wilayah. Program-program strategis nasional tersebut memperluas ruang lingkup dari PSN sebelumnya yang hanya mencakup 3 program.

Menko Perekonomian.Foto: IST
Menko Perekonomian.Foto: IST

Airlangga menjelaskan lebih rinci, pada awal 2020, KPPIP yang berada di bawah Kemenko Perekonomian dimandatkan melakukan evaluasi atas usulan PSN, dan telah melakukan evaluasi terhadap 269 usulan proyek dan program dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, dan badan usaha swasta. Evaluasi tersebut mempertimbangkan daftar PSN sebelumnya, serta usulan-usulan baru yang menggunakan berbagai kriteria.

“Pemerintah telah melakukan evaluasi dengan sangat hati-hati terhadap semua usulan PSN, dengan memper timbangkan semua aspek dan menggunakan berbagai kriteria. Ini baik kriteria dasar, strategis, maupun operasional,” tutur Menko Airlangga.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Foto: IST
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Foto: IST

Susiwijono Moegiarso menambahkan, untuk kriteria dasar antara lain kesesuaian dengan RPJMN, rencana strategis, rencana tata ruang, atau diatur dalam peraturan khusus. Kriteria strategis, antara lain memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, keselarasan antarsektor, dan pertimbangan distribusi proyek secara regional.

“Sedangkan pertimbangan kriteria operasional, antara lain memiliki studi kelayakan yang berkualitas dan memiliki nilai investasi di atas Rp 500 miliar. Selain itu, penyelesaian konstruksi paling lambat di kuartal III-2024 (kecuali proyek di sektor minyak dan gas yang dapat memulai konstruksi paling lambat di kuartal III-2024), serta berperan mendukung pusat kegiatan ekonomi,” ucapnya. (ayu/es/man/en)

Baca juga

https://investor.id/business/infrastruktur-tol-hingga-telekomunikasi-dipercepat

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN