Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara DBS Asian Insights Conference 2021: Reimagining The Future of Indonesia, Senin (22/3/2021). (Herman/B1)

Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara DBS Asian Insights Conference 2021: Reimagining The Future of Indonesia, Senin (22/3/2021). (Herman/B1)

Ini Empat Pilar Kunci Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Senin, 22 Maret 2021 | 12:33 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan, untuk kembali menggairahkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang ikut terdampak pandemi Covid-19, Kemenparekraf telah menyiapkan sejumlah strategi yang berfokus pada empat pilar utama.

Pertama, menjadi penebar semangat dan optimisme sangat penting dilakukan. Apalagi, banyak pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang mengalami tekanan besar akibat pandemi Covid-19. Sebagian dari mereka pun terpaksa harus menggunakan tabungan dan menjual asetnya.

“Kebijakan-kebijakan  yang kita ambil harus mampu memompa semangat mereka untuk tetap bertahan,” kata Sandiaga Uno, dalam acara DBS Asian Insights Conference 2021: Reimagining The Future of Indonesia, Senin (22/3/2021).

Kedua, bagaimana mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk melihat peluang. Hal ini dilakukan dengan adaptasi dari sisi teknologi, atau menerapkan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) sebagai bentuk adaptasi di masa pandemi.

“Jadi, bagaimana mereka menangkap peluang, dan ini banyak sekali sentuhan teknologi digital,” imbuhnya. 

Ketiga, pengembangan desa wisata. Saat ini, sudah ada sekitar 75.000 desa di seluruh wilayah Indonesia, 1.000 lebih di antaranya memiliki potensi yang sudah terlihat dan ada 244 desa yang terprogramkan di lima destinasi wisata super prioritas.  

“Jadi, bagaimana desa wisata ini menjadi program yang bisa inklusif dan ikut merangkul teman-teman kita yang ada di kelompok ekonomi terbawah,” tutur Sandiaga. 

Selanjutnya, keempat, pelaku pariwisata harus dengan tegas menyampaikan bahwa sektornya merupakan bagian dari solusi mengatasi pandemi, dan bukan menjadi bagian dari masalah.  

Selama ini, lanjut dia, sektor pariwisata dianggap biang keladi penularan Covid-19. Padahal, sektor ini justru yang terdepan dalam mendorong vaksinasi, mendorong kepatuhan protokol kesehatan, dan terdepan dalam menerapkan 3T (testing, tracing, and treatment).

“Jadi, harus tegas kita sampaikan kepada masyarakat, pemerintah, dan teman-teman dunia usaha bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah bagian dari solusi kebangkitan kita pascapandemi,” pungkas Sandiaga.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN