Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pemegang waralaba jaringan restoran cepat saji KFC di Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk    resmikan  PLTS dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di gerai KFC Indonesia yang berlokasi di Jalan Panjang, Jakarta Barat.

Pemegang waralaba jaringan restoran cepat saji KFC di Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk resmikan PLTS dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di gerai KFC Indonesia yang berlokasi di Jalan Panjang, Jakarta Barat.

Instalasi PLTS Atap Semakin Diminati oleh Sektor Komersial dan Industri

Kamis, 15 September 2022 | 18:02 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Atap semakin diminati oleh sektor komersial dan industri. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) mencatat, sektor komersial dan industri turut berkontribusi dalam kenaikan kapasitas terpasang dari 1,52 MW pada tahun 2018 menjadi 65,87 MW pada bulan Juli tahun 2022.

Adanya tuntutan pasar yang semakin kuat akan produk hijau (green product) dan industri hijau (green industry) mendorong sektor komersial dan industri untuk beralih pada teknologi yang ramah lingkungan demi mempertahankan eksistensinya di pasar global. PLTS Atap dinilai menjadi pilihan yang strategis karena waktu instalasinya yang relatif cepat, tidak membutuhkan lahan yang luas, serta ketersediaan sumber energi surya yang merata di seluruh Indonesia.

“Sektor industri dan bisnis menjadi sektor yang potensial untuk mempercepat penetrasi energi terbarukan, terlebih kini persaingan pasar global sudah bergeser ke produk energi hijau (green product) yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah, melalui Kementerian ESDM siap mendukung sektor industri dan komersial untuk mulai memanfaatkan energi terbarukan, salah satunya melalui instalasi PLTS Atap,” kata Andriah Feby Misna, Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM pada acara Lima Tahun GNSSA: Realisasi dan Optimalisasi Potensi Atap Surya yang diselenggarakan oleh PT Xurya Daya Indonesia, di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Fabby Tumiwa mengungkapkan, sejalan dengan usaha mencapai tujuan net zero emission dan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang isu keberlanjutan (sustainability), maka penggunaan energi terbarukan harus dipertimbangkan. “Penggunaan PLTS, khususnya PLTS Atap merupakan cara tercepat dan termurah untuk diadopsi oleh sektor industri. Kami tentu akan terus mendukung berbagai kebijakan yang berpihak pada pengembangan EBT agar target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dapat terwujud secara lebih terencana dan sistematis,” katanya.

Tidak hanya perusahaan global yang mulai memperhatikan penggunaan listrik tenaga matahari untuk kegiatan operasionalnya, tetapi perusahaan lokal, dari berbagai jenis latar belakang bisnis juga semakin banyak yang mulai mengembangkan industri hijau. Seperti yang telah dilakukan oleh pelanggan-pelanggan Xurya dalam menggunakan energi dari PLTS Atap dalam kegiatan operasionalnya.

Eka Himawan, Managing Director Xurya mengatakan, kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak perlu dilakukan untuk memacu penggunaan PLTS Atap untuk bangunan industri dan komersial. “Kami selaku pengembang proyek PLTS Atap telah memberikan penawaran instalasi PLTS Atap tanpa investasi, sehingga sektor komersial dan industri kini tidak perlu mengeluarkan investasi apapun untuk beralih ke energi bersih,” katanya.

Dalam rangka memperingati Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA) ke-5, beberapa pelaku bisnis di sektor komersial dan industri melakukan penandatanganan dukungan GNSSA sebagai bentuk komitmen mereka dalam penggunaan bersih, seperti yang dilakukan oleh PT Avia Avian Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Alkindo Mitra Raya, PT Arwana Citramulia Tbk, PT Bumimulia Indah Lestari, PT Bungasari Flour Mills Indonesia, PT Chemco Harapan Nusantara, PT East West Seed Indonesia (EWINDO), PT Frina Lestari Nusantara, PT Heinz ABC Indonesia, PT Jaya Abadi Corak Biscuit, PT Pan Brothers Tbk, PT Mukti Panel Industri, PT Sariguna Primatirta Tbk, PT Serena Indopangan Industri, PT Suryacipta Swadaya, PT Tata Metal Lestari, PT Trigunung Padutama, PT Tansri Gani, PT Uni-Charm Indonesia Tbk, PT. Wahana Makmur Sejati, Santika Palembang & Banyuwangi.

Perayaan Lima Tahun GNSSA: Realisasi dan Optimalisasi Potensi Atap Surya yang diselenggarakan oleh PT Xurya Daya Indonesia,

Sebagaimana diketahui, pada 13 September 2017 lalu telah dibuat dan disahkan deklarasi "Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap". Maksud dari Gerakan Nasional ini adalah untuk mendukung Kebijakan Energi Nasional, yaitu tercapainya 23% penggunaan energi baru dan terbarukan pada tahun 2025, dengan cara mendorong dan mempercepat pembangunan pembangkit listrik surya atap di perumahan, fasilitas umum, gedung perkantoran dan pemerintahan, bangunan komersial, dan kompleks industri.

PT Xurya Daya Indonesia (Xurya) merupakan startup energi terbarukan yang berbasis di Indonesia dengan visi menjadi pemimpin dalam teknologi dan solusi untuk energi bersih dan berkelanjutan. Xurya menawarkan skema pemasangan PLTS Atap tanpa investasi dengan sistem sewa untuk memudahkan para pelaku industri melakukan peralihan ke energi surya dengan memberikan “one stop solution” mulai dari studi kelayakan, instalasi, operasi dan pemeliharaan (termasuk penggantian komponen).

Sampai saat ini, Xurya telah memasang, mengoperasikan dan merawat lebih dari 60 PLTS Atap yang sudah dari berbagai industri, seperti manufaktur (makanan dan minuman, FMCG, bahan bangunan, baja, tekstil dan garmen), cold storage, pusat logistik, hotel dan pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia mulai dari Palembang, Lampung, Tangerang, Jakarta, Bekasi, Cikarang, Purwakarta, Cirebon, Semarang, Tuban, Gresik, Surabaya, Sidoarjo dan Makassar. Kini Xurya sedang membangun lebih dari 40 PLTS Atap di berbagai kota di Indonesia.

 

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com