Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemangan PLTS atap di lokasi proyek pengembangan PT Frina Lestari Nusantara. Foto: Istimewa

Pemangan PLTS atap di lokasi proyek pengembangan PT Frina Lestari Nusantara. Foto: Istimewa

Kantongi SNI Modul Panel Surya, Atap Surya Gandeng UMKM untuk Ekspansi Pasar

Senin, 13 September 2021 | 10:06 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia (Atap Surya), Utomodeck Group, yang bergelut di bisnis produk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap akan menggandeng banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menyusul diperolehnya sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) Modul Panel Surya atas produknya, Utomo-SolaRUV.

Managing Director PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia, Anthony Utomo, mengatakan bahwa diperolehnya SNI PLTS Atas mendorong Atap Surya ingin mengembangkan pasar dengan menggandeng para pelaku bisnis UMKM yang telah menjadi penopang bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah selama pandemi Covid-19.

Mereka bisa menangkap peluang bisnis yang cukup besar dan masih terus bisa dimaksimalkan seiring meningkatnya permintaan pasar. SNI akan meningkatkan kepercayaan pengguna karena pemegang SNI harus bertanggung jawab terhadap layanan purna jual serta kualitas produk dan peluang bisnis. Sehingga potensi peluang bisninyas cukup terbuka lebar sejalan dengan pengembangan pasar kedepan.

“Kami ingin pelaku UMKM juga bisa mengambil peluang bisnis PLTS atap melalu jaringan kami,” kata Anthony di Surabaya, Minggu (12/9/2021).

Lebih lanjut dia menjelaskan, besarnya peluang bisnis PLTS atap juga karena dukungan regulasi oleh pemerintah melalui penerbitan Peraturan Menteri (Permen) Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 yang menetapkan tentang standar produk modul fotovoltaik silikon-kristalin. Sebagai pelaku bisnis PLTS atap dengan produk Utomo-SolaRUV, Atap Surya mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah itu dan telah mengantongi Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SPPT SNI Panel.

Menurut dia, peraturan tersebut juga merespon melonjaknya jumlah pengguna PLTS atap yang cukup tajam belakangan hingga membuat iklim dunia usaha terutama para produsen PLTS atap berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk memenuhi standar yang ada.

“Pengguna PLTS atap sejak 2018 menurut data ESDM naik dari 351 menjadi 4.028 pengguna hingga Juli 2021. Itu artinya, penggunanya tumbuh 1.000% lebih,” terang Anthony.

Sementara Direktur PT Frina Lestari Nusantara, Fransisca Harlijanto, juga menyatakan dukungannya atas kebijakan pemerintah terkait standarisasi PLTS atap. Selaku produsen plastik nasional di Indonesia, pihaknya saat ini tengah melakukan pemasangan PLTS atap sebanyak 518.4 kWp untuk pengembangan fasilitas produksi sekaligus untuk menunjang program pemerintah di sektor PLTS terapung atau Floating PV. Rencana produksi yang akan dibuat antara lain High Density Polyethylene (HDPE) untuk Main Float maupun Secondary Small Float dengan proses Blow Molding untuk support system Modul Surya yang dipasang di PLTS Terapung.

“Dengan diterapkannya regulasi tersebut kami sebagai pengguna dapat merasa lebih aman,  karena adanya jaminan standar kualitas produk yang beredar adalah yang sesuai syarat teknis regulator. Apalagi PLTS Atap dan PLTS Terapung adalah industri terkait yang saling menunjang," tutur Fransisca.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN