Menu
Sign in
@ Contact
Search
Mendag Zulhas saat menerima Kepengurusan Perhimpunan BUMD Aneka Usaha Seluruh Indonesia (Perdasi) di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jumat (29/7/2022).

Mendag Zulhas saat menerima Kepengurusan Perhimpunan BUMD Aneka Usaha Seluruh Indonesia (Perdasi) di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jumat (29/7/2022).

Kemendag Dukung Peran BUMD Jaga Ketahanan Pangan di Daerah

Minggu, 31 Juli 2022 | 10:26 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mendukung keterlibatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menjaga ketahan pangan di daerah dan mendorong BUMD untuk mengembangkan penjualan berbasis digital.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Mendag Zulhas saat menerima Kepengurusan Perhimpunan BUMD Aneka Usaha Seluruh Indonesia (Perdasi) di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jumat (29/7/2022). 

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Perdasi Pamrihadi Wiraryo menyampaikan beberapa usulan kepada Kemendag. Dia berharap agar (Kemendag) ikut mendorong kepada kepala daerah agar mendukung terbentuknya BUMD Aneka Usaha atau BUMD yang bergerak di bidang pangan dengan memberikan modal yang cukup untuk melakukan serapan berbagai komoditi pangan dan mendistribusikannya secara merata kepada masyarakat.

Selain itu, Perdasi juga menyampaikan beberapa usulan lain kepada Kemendag. Adapun beberapa usulan tersebut antara lain meminta agar Perdasi diberikan kuota impor untuk komoditi daging, kedelai, dan bawang putih. Pasalnya selama ini penyaluran bahan pokok tersebut hanya dilakukan oleh Bulog.

“Berbagai komoditi tersebut masih defisit, karena itu kami mengusulkan agar BUMD diberikan kuota impor sebesar 5% sampai dengan 10% dari kuota kebutuhan dimasing-masing daerah. Prinsipnya BUMD akan berkomitmen sinergi Kemendag bersama BUMD dalam stabilisasi harga Pangan dan pengendalian inflasi melalui penugasan BUMD untuk intervensi komoditi penyumbang inflasi ke pasar-pasar tradisional,” jelas Pamrihadi dalam keterangan resminya, Sabtu (30/7/2022).

Selain itu Perdasi juga meminta Kemendag melibatkan BUMD jika terjadi kelangkaan sejumlah komoditas tertentu di pasaran. Jika perlu, Kemendag bisa menugaskan langsung BUMD untuk melakukan operasi pasar dan program pemerintah dan pendanaan subsidinya. “Selama ini peran operasi pasar dilakukan oleh dinas, namun ada kesulitan dana subsidi,” ungkapnya.

Kemudian Perdasi juga meminta Kemendag memfasilitasi BUMD dalam kegiatan pameran dagang yang diselenggarakan oleh kantor-kantor ITPC dan atdag di luar negeri. “Jangan lupa, BUMD memiliki tugas mengangkat produk unggulan dan UMKM di masing-masing daerah. Karena itu akan lebih baik jika ada pameran dagang ditawarkan terlebih dahulu kepada BUMD,” tuturnya.

Terakhir Perdasi mengusulkan sinergi antara Kemendag dan Kemenag untuk memprioritaskan produk dalam negeri terutama BUMD dalam pelayanan jamaah umroh dan haji. “Kami mendengar adanya pembahasan antara Kemenag dengan Kemendag agar pada umroh berikutnya catering wajib menggunakan produk di Indonesia. Untuk itu kami akan menyurati kepada kemenag agar memberikan prioritas kepada BUMD untuk memenuhi produk tersebut,” kata dia.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com